Realisasi PAD UPTD Pelayanan Pendapatan Sumbar di Lubukbasung Mencapai Rp21,1 miliar

Kantor UPTD Pelayanan Pendapatan Provinsi Sumbar di Lubukbasung- Foto Ant
LUBUK BASUNG – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Pendapatan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Lubukbasung, Kabupaten Agam, mencapai Rp21,1 miliar. Jumlah tersebut terhitung pendapatan sejak Januari hingga 6 Oktober 2021.

Pelaksana Tugas Kepala UPTD Pelayanan Pendapatan Provinsi Sumbar di Lubukbasung, Suryawan mengatakan, realisasi itu berasal dari pajak kendaraan bermotor sebesar Rp13,31 miliar. Yaitu jumlah penerimaan pajak dari 23.031 unit kendaraan, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp7,75 miliar, yaitu dari 3.556 unit kendaraan.

“Realisasi PKB baru mencapai 75,65 persen dari target Rp17,83 miliar dari 31.922 unit dan BBNKB mencapai 97,12 persen dari target Rp7,98 miliar dari 3.901 unit kendaraan,” ungkapnya, Rabu (6/10/2021).

Ia mengatakan, realisasi pendapatan UPTD Pelayanan Pendapatan Provinsi Sumbar di Lubukbasung baru mencapai 81,60 persen dari target Rp25,81 miliar yang ditetapkan. Target selama 2021 tersebut adalah penerimaan pajak dari 35.823 unit kendaraan. Agar target itu tercapai, UPTD menurunkan tim untuk mengejar tunggakan ke rumah dan perusahaan di wilayah kerja yang tersebar di Kecamatan Lubukbasung, Ampeknagari, Tanjungmutiara, Tanjungraya, Matur, dan Palembayan.

Selain itu, juga dilakukan pendekatan ke pemilik kendaraan, melakukan razia dan pelayanan Samsat keliling di enam lokasi. Pelayanan keliling ini dilakukan setiap satu kali setiap bulan. Dengan terobosan yang dilakukan , diharapkan target pendapatan bakal tercapai nantinya. “Samsat keliling ini dalam rangka untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. (Ant)

Lihat juga...