Rupiah Selasa Pagi Melemah ke Posisi Rp14.213

JAKARTA — Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah, dibayangi sentimen tapering bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed), meski laporan tenaga kerja AS jauh di bawah perkiraaan.

Rupiah pagi ini bergerak melemah 5 poin atau 0,04 persen ke posisi Rp14.213 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.208 per dolar AS.

“Dolar AS menguat atas isu The Fed masih harus melaksanakan tapering stimulus di akhir tahun 2021 ini,” tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Selasa (12/10/2021).

Kementerian Tenaga Kerja AS melaporkan data penggajian nonpertanian atau Non Farm Payrolls (NFP) naik sebanyak 194.000 pekerjaan pada periode September, jauh di bawah estimasi sebanyak 500.000 pekerjaan.

Meski demikian, pelaku pasar berekspektasi The Fed akan tetap mulai melakukan tapering pada November mendatang.

Lihat juga...