Satu Jalur Wisata Pendakian Gunung Merbabu Diujicoba Dibuka

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Johan Setiawan (kanan), saat memberikan keterangamn terkait pendakian di Kantor BTNGMb Boyolali, Kamis (7/10/2021) - foto Ant

BOYOLALI – Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) Boyolali di Provinsi Jawa Tengah (Jateng), mulai menguji coba membuka satu dari lima jalur wisata pendakian Gunung Merbabu. Hal itu dilakukan, setelah terjadi penurunan PPKM ke level 2 di wilayahnya.

BTNGMb baru membuka satu jalur pendakian yakni Thekelan, yang ada di Desa Kopeng, Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. “Sedangkan untuk jalur Magelang dan Boyolali belum dibuka dan masih menunggu rekomendasi pemerintah daerah setempat,” kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Johan Setiawan, Kamis (7/10/2021).

Johan mengatakan, empat jalur mendakian yang belum dibuka yakni jalur Cunthel di Dusun Cunthel, Desa Kopeng, Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, jalur Selo di Dukuh Genting, Desa Tarubatang, Kabupaten Boyolali. Kemudian, jalur Suwanting di Dusun Suwanting, Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, dan jalur Wekas di Kecamatan Pakis, yang keduanya di Kabupaten Magelang.

Pada jalur pendakian Thekelan Kabupaten Semarang, mulai dibuka sejak Selasa (5/10/2021), dan pada hari pertama dibuka, pendaki yang melakukan pendakian ke puncak Merbabu, ada 19 orang. Para pendaki tetap melakukan pendakian dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes). “Di pintu pendakian ada petugas yang memeriksa pendaki termasuk penerapan Prokes dengan mengukur suhu, memakai masker, dan dengan aplikasi peduli lindungi. Hal ini, sesuai dengan instruksi pemerintah juga jumlah pendaki dibatasi sekitar 25 persen setiap jalur pendakian,” kata Johan.

Lihat juga...