Sejuknya Trekking Gropak Hutan di Tepi Kota Bandar Lampung

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG—Akhir pekan jadi waktu bersantai bersama keluarga menikmati lokasi yang sejuk. Salah satu destinasi wisata minat khusus berada di perbatasan Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Pesawaran.

Trekking Gropak salah satunya berada di kawasan Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling Bandar Lampung. Asep Ahyudin, salah satu warga sekaligus pengelola Abda Garden menyebut trekking gropak jadi destinasi wisata alam minat khusus.

Lokasinya cukup dekat dengan kota Bandar Lampung dari Jalan Wan Abdul Rachman menuju ke trekking geopark.  Udara pegunungan yang sejuk, view menarik ke Teluk Lampung dan kota Bandar Lampung jadi salah satu sajian menarik.

Lokasi trekking gropak sebut M. Asep Ahyudin sejatinya berada di Kabupaten Pesawaran. Namun pengunjung lebih mudah mengaksesnya melalui Kelurahan Sumber Agung. Pemilik Abda Garden yang menyediakan area parkir luas untuk mobil, motor menyebut kegiatan olahraga sepeda, motor trail kerap dilakukan.

Sebagai spot destinasi wisata minat khusus, M. Asep Ahyudin menyebut kegiatan trekking, hiking, camping bisa dilakukan. Usai sepekan melakukan kesibukan bekerja, forest healing atau terapi kesehatan dengan memanfaatkan udara sejuk pegunungan bisa dilakukan. Kegiatan pengamatan burung atau bird watching juga jadi variasi alternatif untuk dinikmati.

M. Asep Ahyudin, warga Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, Minggu (24/10/2021). -Foto Henk Widi

“Pengunjung bisa menikmati suasana alam hutan yang masuk Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman dengan udara sejuk, suara alami burung kicau, pemandangan menarik ke Teluk Lampung yang membiru, saat malam suasana lampu menyala dari ketinggian bisa menjadi view menarik,” terang M. Asep Ahyudin saat ditemui Cendana News, Minggu (24/10/2021).

Asep Ahyudin menyebut sebagai persiapan pecinta wisata minat khusus harus siap minuman, makanan ringan. Sepatu khusus untuk treking dengan bantalan yang nyaman diperlukan. Bagi sejumlah wisatawan minat khusus memakai sepeda gunung atau mountain bike dan motor trail mempersiapkan kendaraan secara prima.

Trekking gropark sebut Asep Ahyudin sudah dikenal sejak lama. Secara historis ia menyebut area tersebut pernah ditumbuhi rumpun bambu yang luas. Saat terjadi kebakaran hebat, suara batang bambu berbunyi gropak sehingga dikenal dengan destinasi gropak. Melalui dukungan dari pengelola Tahura Wan Abdulrachman, Kementerian Kehutanan dibuat trekking dari jalan semen.

“Akses jalan semen dibuat memudahkan pejalan kaki melakukan hiking dan juga kendaraan sepeda dan motor trail, berguna juga bagi mobilitas petani di kawasan hutan,” bebernya.

Setelah menikmati suasana trekking gropak, kesejukan masih bisa dinikmati pada Abda Garden. Taman bunga tersebut dikelola bersama Masrifah sang istri. Taman bunga yang cukup indah tersebut sebagian bisa dinikmati dan dijual. Jenis bunga aglonema, anggrek, begonia hingga mawar disiapkan. Ia juga menyediakan fasilitas pemancingan bagi penghobi memancing.

Usai menikmati trekking gropak dengan pepohonan tinggi, udara sejuk, pengunjung bisa menikmati kuliner ikan bakar. Fasilitas saung dan suasana kolam di kaki gunung Betung sebutnya bisa menjadi lokasi tepat untuk bersantai. Akhir pekan trekking gropak menjadi pilihan untuk merelaksasi pikiran.

“Karena udara sejuk dan alami bisa menjadi terapi kesehatan untuk tetap menikmati kesegaran udara kaya oksigen,” ulasnya.

Stevani, warga Kota Bandar Lampung di Kelurahan Bumi Waras menyebut memilih wisata berbasis hutan. Penyuka wisata alam itu mengaku bosan dengan wisata di perkotaan. Sebagai lokasi yang berada di Kabupaten Pesawaran namun dekat dengan Bandar Lampung, ia memilih memakai motor matic. Penggunaan motor tersebut menyesuaikan treking yang mudah. Meski jalan berkelok, menanjak, kepuasan batin dan udara sejuk bisa dinikmati.

Pada lokasi ketinggian, Stevani menyebut bisa melihat gedung gedung pencakar langit di Kota Bandar Lampung. Laut membiru membentang terlihat dari kejauhan menjadi pemandangan memanjakan mata. Sebagai salah satu kegiatan menyenangkan ia bisa menikmati dari dekat bunga kopi yang harum, pepohonan besar yang teduh.

“Saya juga bisa memanen buah kemiri sebagai bumbu yang jatuh di hutan, meminta bunga kecombrang sebagai bumbu masakan,” ulasnya.

Pecinta wisata minat khusus lainnya, Hendarso, menyebut trekking gropak sangat mendukung. Sebagai pecinta olahraga sepeda ia menyebut jenis mountain bike sangat cocok. Sejumlah trekking menurun, menanjak bisa meningkatkan adrenalin. Udara sejuk membuat ia bisa mendapatkan oksigen dan menghilangkan kepenatan. Suasana hutan yang sejuk menjadi terapi kesembuhan dari stres setelah rutinitas sepekan.

Lihat juga...