Seribu Hektare Lahan Pertanian di Hilir Kali Cikarang Kekeringan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Normalisasi saluran irigasi Kali Cikarang Srengseng Hilir (CSH) ditunggu petani di bagian ujung wilayah bagian Utara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pasalnya, ada seribuan hektar lahan saat ini masih mengalami kekeringan dan belum bisa digarap petani.

“Capaian normalisasi Kali CSH, masih ditunggu petani bagian hilir terutama di tiga desa wilayah Muaragembong dan Cabang Bungin. Lahannya mencapai seribuan hektar. Saat ini normalisasi baru batas Desa Sukakerta, Sukawangi,” kata Ustaz Jejen Jaenudin, koordinator petani 23 desa kepada Cendana News, Senin (11/10/2021).

Ustaz Jejen koordinator gotong royong normalisasi Kali CSH, dijumpai Senin (11/10/2021). Foto: Muhammad Amin

Diakuinya, masih belum maksimal meski sebagian petani di wilayah hulu sudah merasakan dampak normalisasi.

Saat ini masih terus diburu dengan segala upaya agar percepatan normalisasi saluran irigasi Kali CSH bisa selesai akhir bulan ini sesuai dengan permohonan perpanjangan waktu yang telah dilakukan. Sehingga tiga desa yang mengalami kekeringan seperti Pantai Harapan Jaya, Sindang Jaya, dan Jayabakti bisa teraliri air.

Menurutnya, lahan pertanian di wilayah hilir Kali Cikarang Srengseng biasa menggunakan aliran air dari Kali Ciherang. Tapi saat ini tidak bisa dilakukan karena airnya asin bercampur dengan air laut. Sehingga tak bisa digunakan untuk persawahan.

“Artinya banyak yang belum tergarap, dari tiga desa itu seribu hektaran di Desa Sukaringin Jayabakti dan pantai Harapan Jaya, serta sebagian desa Sindang jaya, Sukawangi, Muaragembong dan Cabangbungin,”tukasnya.

Namun demikian jelasnya, tanaman padi tersebar dengan berbagai variasi karena petani yang melakukan penanaman saat terjadi banjir sebagian sudah panen. Wilayah sawah yang mulai dialiri air telah mencoba menanam padi. Tapi sebagian lagi di wilayah hilir masih kering.

“Pengairan normalisasi ini sudah sampai ke Desa Sukakerta, Sukawangi kesannya petani masih berebut air,  ada yang sudah ditanami dan lahan yang sudah panen pun ada,” paparnya.

Kepala Dusun Desa Pantai Harapan Jaya, Muaragembong, Musa dikonfirmasi terpisah mengharapkan normalisasi Kali CSH memberi solusi bagi lahan pertanian di Kampung Penombo Harapan Jaya yang selama ini terjadi kekeringan.

Mereka mengaku menunggu dan siap gotong royong membantu normalisasi Kali CSH jika telah sampai di wilayah mereka.

“Ribuan petani di hilir juga menggantungkan penghasilan dari saluran irigasi Kali CSH di wilayah bagian utara Kabupaten Bekasi. Kami berharap pelaksanaan bisa maksimal sampai ke hilir, karena saat ini sudah lebih dari separuh dilakukan normalisasi dan sekitar 15 kilometer lagi sampai di hilir,” tukasnya.

Saat ini ia melaporkan, lahan belum bisa difungsikan karena saluran irigasi masih kering. Selama ini mengandalkan air dari Kali Ciherang tapi tidak maksimal karena air payau.

Lihat juga...