SFC Ditahan Imbang PSMS Medan 0-0

Kapten Tim Sriwijaya FC, Muhammad Nur Iskandar, tertunduk lesu usai pertandingan melawan PSMS Medan di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (28/10/2021) malam - Foto Ant

SUMATRA SELATAN – Kesebelasan Sriwijaya FC (SFC), ditahan imbang tanpa gol dalam laga kontra PSMS Medan, yang menjadi laga kelima putaran pertama Grup A Liga 2, di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Kamis (28/10/2021) malam.

Kedua tim tampil dengan formasi lengkap dalam derby Sumatera tersebut. Sejak laga dimulai pada 18.15 WIB, permainan ngotot dari kedua kesebalasan langsung tersaji dan membuat pertandingan menjadi keras, saling jegal menjadi tak terelakkan.

Pada menit ke-10, gelandang Sriwijaya FC bernomor punggung 10, Dedi Hartono, dihadiahi wasit tendangan bebas, setelah dirinya dijagal cukup keras oleh Rachmat Hidayat. Namun tendangan keras yang dilepaskan Dedi, dan mengarah langsung ke sisi kiri gawang, belum berhasil merubah kedudukan setelah ditepis kiper, Muh Sendri Jonansyah.

Serangan demi serangan terus dilakukan tim berjuluk Laskar Wong Kito. Mereka menggempur setiap lini pertahanan PSMS Medan. Peluang terbaik didapatkan melalui sundulan indah penyerang Rudiyana. Tapi lagi-lagi, belum bisa berbuah gol karena bola melayang menyisir tipis di atas mistar gawang. Permainan berubah pada menit ke-20, ketika kapten tim PSMS, Syaiful Ramadhan dan rekan-rekannya berbalik menggempur pertahanan Sriwijaya FC.

Dengan agresif dari lini belakang, bola dengan lancar dioper ke Elina Soka, gelandang serang andalan PSMS tersebut menghidupkan ritme serangan mereka. Kendati lawan memperlihatkan permainan indah, pertahanan Sriwijaya masih lebih tangguh, Ilham Fatoni dan Fiwi Dwipan di lini depan belum berhasil menjangkau maksimal penjaga gawang, Muhammad Rizky Darmawan.

PSMS menguasai permainan dengan persentase penguasaan bola 55 persen hingga babak pertama usai. Di awal babak kedua masing-masing tim yang menginginkan poin maksimal dalam laga tersebut mencoba bermain aman. Jual beli serangan mulai sengit pada menit ke-55, diawali dengan umpan terobosan yang dilepaskan, Elina Soka kepada Ilham Fathoni.

Tendangan keras yang dilepaskan Ilham, penyerang bernomor punggung 97, masih berhasil ditangkap Sendri. Konsentrasinya terganggu, karena dikawal ketat oleh palang pintu Sriwijaya Bobby Satria. Dengan cepat Sriwijaya mencoba melakukan serangan balik dengan mengoper cepat dari kaki ke kaki. Namun Nur Iskandar dan kawan-kawan tetap belum berhasil memanfaatkan peluang dari setiap serangan menjadi gol. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, pertandingan berakhir imbang dengan skor 0-0.

Pelatih kepala Sriwijaya FC, Nil Maizar mengatakan, meski skor berakhir imbang namun ia menyadari anak asuhnya telah bermain secara maksimal. “Ada banyak peluang tapi beginilah sepakbola, saya tahu tim sudah melakukan permainan yang maksimal,” tandasnya.

Tercatat dari pertandingan tersebut, wasit Rohani mengeluarkan sembilan kartu kuning, masing-masing lima pemain untuk PSMS Medan dan empat kartu untuk pemain Srwijaya FC. Meski ditahan imbang Sriwijaya masih memuncaki Grup A Liga 2 ini dengan skor 13 poin, empat kali menang dan satu kali imbang. (Ant)

Lihat juga...