SMKN 2 Kota Bekasi, Alternatif Pengembangan Energi Terbarukan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – SMK Negeri 2 Kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi salah satu sekolah Pusat Keunggulan atau SMK PK untuk program tahun 2021/2022 dengan pengembangan energi terbarukan. Program SMK Pusat Keunggulan tersebut adalah program lanjutan dari Merdeka Belajar episode ke delapan pendidikan dalam jaringan dari Kemendikbud Ristek.

“SMK Negeri 2 Kota Bekasi, jadi satu sekolah Pusat Keunggulan yang ditunjuk untuk melanjutkan program sebelumnya yang dinamakan 8+i, di antaranya penjelasan kurikulum penerapan dengan edukasi dunia industri dan dunia kerja,” kata Rebo, Kepala Jurusan SMK Negeri 2 Kota Bekasi, kepada Cendana News, Kamis (14/10/2021).

SMK Pusat Keunggulan adalah terobosan untuk menjawab tantangan dalam pembenahan kondisi SMK saat ini agar semakin sejalan dengan kebutuhan dunia kerja. Untuk Kota Bekasi, SMK Negeri 2 menjadi salah satu dari SMK Pusat Keunggulan (SMK PK).

Menurutnya, SMK PK mampu menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha melalui keselarasan pendidikan vokasi yang mendalam dan menyeluruh dengan dunia kerja. Oleh karenanya, dalam praktik ada siswa yang sama seperti guru dapat melaksanakan PKL atau guru magang dengan industri pasangan.

“Ada juga guru tamu atau instruktur langsung dari industri ke sekolah. SMK PK sendiri memberi nilai lebih dalam programnya karena pembelajaran diupayakan berbasis project riil dari dunia kerja untuk memastikan hard skills, soft skills dan karakter yang kuat,” tukasnya.

Begitu pula penguatan kompetensi sertifikasi guru berstandarkan industri dan selanjutnya ada beberapa kegiatan yang menguatkan kompetensi guru dengan kunjungan dan sebagainya.

“SMK PK memiliki konsep menguatkan pasangan edukasi dengan sekolah mulai dari penyesuaian kurikulum proses pembelajaran implementasi SMK PK  dan selanjutnya out put  harapannya implementasi program yang menguatkan itu semua,” papar Rebo.

Untuk saat ini, pendamping program SMK PK di SMK Negeri 2 ada dua yang diberi amanah dari  Kemendikbud Ristek, yaitu ada pihak BBPPBMTI sebagai pendamping untuk kegiatan in house training program pendukung SMK PK, dan kedua dari Politeknik Negeri Bandung sebagai mitra pengembangan SMK PK.

“SMK PK di SMK Negeri 2 Kota Bekasi mendapatkan 5 jenis trainer dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan mendapatkan bantuan 50 unit solar tv yang bisa mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik dengan bantuan zat kimia, dan listrik yang dihasilkan dengan arus searah (DC),” tambah Iman Nursahid kepala program energi terbarukan.

Iman Nursahid, Kepala Program Energi Terbarukan di SMK Negeri 2 Kota Bekasi, dijumpai Kamis (14/10/2021). Foto: Muhammad Amin

Program SMK PK ini tidak hanya menekankan konteks keunggulan untuk satuan pendidikan itu sendiri. Namun, lebih dari itu maknanya adalah menciptakan SDM unggul yang mengakselerasi SMK lain untuk turut menjadi unggul.

Pantauan di SMK Negeri 2 Kota Bekasi, terlihat beberapa contoh energi terbarukan dari pembangkit listrik tenga surya yang terpasang lengkap di halaman sekolah dan di ruang praktik sebagai media edukasi.

Lihat juga...