Stok Vaksin Covid-19 di Bandung 500.000 Dosis

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terus mempercepat program vaksinasi Covid-19 untuk mencapai target 2.795.218 penduduk pada akhir tahun 2021. Bulan Oktober ini sendiri, stok vaksin di Kabupaten Bandung mencapai 500 ribu dosis.

“Kita upayakan stok vaksin bisa selesai diberikan kepada masyarakat, agar target kita pada bulan ini yaitu 1,5 juta penduduk terpenuhi, dan 80 persen dari total penduduk selesai divaksin pada akhir tahun,” ujar Dadang saat kegiatan Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Masjid Agung Ciparay, berdasarkan rilis yang diterima Cendana News, Jumat (8/10/2021).

Menurut Dadang, langkah strategis yang dilakukan pemerintah Kabupaten Bandung adalah dengan memperbanyak sentra-sentra vaksinasi, serta bekerjasama dengan sejumlah pihak, salah satunya Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) untuk menambah jumlah tenaga kesehatan.

“Masjid Agung Ciparay ini sudah saya instruksikan agar bisa menjadi sentra vaksinasi hingga akhir Oktober. Oleh karena itu saya imbau bagi masyarakat yang belum divaksin segera ikuti vaksinasi agar pandemi segera berlalu,” tandas Dadang.

Lebih lanjut, Dadang mengaku optimis, pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Bandung bisa berjalan lancar dan memenuhi target, pasalnya, saat ini Dadang melihat antusiasme masyarakat untuk mengikuti vaksinasi semakin tinggi.

“Insyaallah saya optimis dengan kebersamaan dan kekompakan, serta berbagai strategi percepatan vaksinasi yang telah kita lakukan, target vaksinasi untuk 80 persen penduduk bisa tercapai,” ungkap Dadang.

Di tempat yang sama, Dokter Han Han dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung menambahkan, bahwa pemerintah menyediakan sebanyak 2000 dosis vaksin pada acara Gebyar Vaksinasi di Masjid Agung Ciparay.

“Jenis vaksin yang kita berikan yaitu Pfizer yang bisa diterima oleh semua kalangan masyarakat, bahkan anak-anak usia 12 tahun ke atas,” ujar Dokter Han Han.

Sementara itu, tenaga medis yang diterjunkan pada acara tersebut sebanyak 80 orang, termasuk relawan kesehatan,  ditambah dengan 15 dokter dari Universitas Jenderal Achmad Yani.

“Mengingat lokasi Masjid Agung Ciparay ini sudah menjadi sentra vaksinasi, maka kami kembali mengajak masyarakat yang belum divaksin, khususnya yang berdomisili di Kecamatan Ciparay, untuk datang ke sini dan menerima vaksin,” pungkas Dokter Han Han.

Lihat juga...