Tangkal Virus Covid-19 Tipe Baru dengan Intervensi Pencegahan

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Dalam menghadapi varian virus Covid-19 tipe baru diperlukan upaya intervensi pencegahan yang bersamaan, sehingga tidak terinfeksi masuk ke tubuh.

Ketua Pokja Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Erlina Burhan. Sp.P (K),M.Sc.Ph mengatakan, ketika varian virus corona tipe baru penyebab Covid-19 muncul, maka yang harus dilakukan mencegah virus itu masuk ke dalam tubuh.

Caranya dengan intervensi berupa penerapan protokol kesehatan yang ketat, penguatan 3T (pengujian, pelacakan kontak dan perawatan), vaksinasi, peningkatan imunitas tubuh, dan pemeliharaan kesehatan mental.

“Jadi meskipun virus terus bermutasi, pencegahan infeksi tetap menjadi persiapan yang terbaik dalam menghadapi virus baru itu,” ujar dr. Erlina, pada diskusi virtual tentang penularan virus tipe baru di Jakarta, diikuti Cendana News, Jumat (1/10/2021).

Dalam upaya meningkatkan imunitas, jelasnya, bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan gizi seimbang dan olahraga. Juga istirahat cukup dan minum suplemen atau vitamin, serta tidak merokok. Bahkan terpenting lagi adalah mengendalikan komorbid.

Upaya tersebut berlaku bagi semua masyarakat, tentu termasuk orang yang sembuh dari Covid-19. Namun menurutnya, memang belum ada satu intervensi pencegahan yang dapat dikatakan 100 persen menjamin seseorang tidak tertular virus corona. Maka itu, dia menyarankan agar upaya pencegahan dilakukan sebagai satu kesatuan.

“Jadi, perlu dipahami yakni intervensi pencegahan dengan lainnya saling melengkapi dan bersifat penting. Tentunya harus dilakukan bersamaan,” ungkap Erlina Burhan yang merupakan dokter spesialis paru di Rumah Sakit Umum Persahabatan (RSUP).

Karena menurutnya,  ketika virus masuk ke dalam tubuh akan mudah berkembang biak sehingga dapat menimbulkan kerusakan. Seperti badai sitokin, itu bisa menyebabkan keparahan penyakit dari derajat ringan hingga kritis, hingga kehilangan nyawa.

Dia kembali mengingatkan agar  lebih baik mencegah terinfeksi Covid-19, daripada nanti virus baru corona sudah merasuk tubuh. Terpenting lagi kata dia, yakni setiap orang harus mengedukasi, saling mencerahkan tentang pentingnya pencegahan dan vaksinasi.

Lihat juga...