Terong Balado, Sajian Nikmat dengan Sensasi Rasa Pedas dan Segar

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BANDUNG — Pedas, gurih dan segar demikianlah sensasi rasa yang bisa anda nikmati saat mengkonsumsi terong balado. Kuliner pelengkap meja makan ini merupakan salah satu hidangan favorit masyarakat Bandung, Jawa Barat.

Wiwin Winaningsih, ibu rumah tangga asal desa Ancolmekar, Arjasari, Kabupaten Bandung yang sering membuat olahan terong balado, Sabtu (2/10/2021). Foto : Amar Faizal Haidar

Menurut Wiwin Winaningsih, Ibu rumah tangga asal desa Ancolmekar, Arjasari Kabupaten Bandung, cara mengolah terong balado sangat sederhana. Selain itu, bahan-bahan yang dibutuhkannya pun sedikit.

“Bahan utamanya itu terong ungu, bawang merah, bawang putih, tomat, cabai rawit, cabai merah besar. Kemudian untuk bumbunya yaitu garam, penyedap rasa dan gula pasir. Kalau mau ada sensasi rasa kecutnya biar tambah segar, bisa pakai jeruk nipis,” kata Wiwin, Sabtu (2/10/2021).

Tahap pertama dalam pembuatan terong balado adalah membelah terong menjadi dua lalu potong menjadi dua. Selanjutnya, rendam terong dengan air yang diberi sedikit garam.

“Kalau sudah tinggal goreng potongan terong sampai agak layu lalu angkat dan tiriskan,” tandas Wiwin.

Setelah memproses terong, selanjutnya haluskan bahan-bahan masakan lainnya seperti bawang-bawangan, lalu tumis dengan api kecil hingga tercium aroma sedapnya.

“Setelah itu masukkan terong dan air jeruk nipis, aduk dan biarkan mendidih beberapa saat lalu angkat. Setelah selesai, prosesnya sederhana. Kalau masak ini biasanya saya tidak sampai setengah jam,” jelas Wiwin.

Sementara itu, Juhana, sang suami mengatakan, bahwa terong balado merupakan makanan favoritnya. Bahkan ia menyebut, saat terong balado tersaji di meja makan, maka nafsu makan akan seketika meningkat.

“Nasi pakai terong balado aja sudah cukup buat saya, tidak perlu lagi ada lauk lain. Memang dari dulu suka terong, kenyal dan ada sedikit pahitnya, nafsu makan meningkat,” kata Juhana.

Lebih lanjut Juhana menambahkan, cita rasa terong balado akan lebih nikmat apabila diolah bersama dengan teri. Juhana mengaku pernah menikmati kombinasi itu saat dibuatkan sang istri.

“Kalau ditambahkan teri, yang kecil-kecil, sempurna rasanya. Dulu istri pernah bikin, cuma sekarang jarang bikin lagi yang dicampur teri, padahal itu enak banget. Jadi kalau di campur teri ada kriyus dan makin nambah gurih,” pungkas Juhana.

Lihat juga...