Titiek Soeharto Terpilih Jadi Ketua Harian Partai Berkarya

Editor: Makmun Hidayat

BOGOR — Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto secara sah menjadi Ketua Harian Partai Berkarya. Hal tersebut disetujui secara aklamasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Berkarya di salah satu hotel di  Sentul, Bogor, yang juga digelar melalui zoom meeting, Minggu (24/10/2021).

“Ada satu pembicaraan yang sangat mendalam antara saya dan ketua umum Partai Berkarya dengan disaksikan sekjen dan beberapa pengurus Partai Berkarya terkait masa depan partai. Dalam pembicaraan ketum meminta saya untuk memimpin roda partai dengan menunjuk sebagai Ketua Harian,” ungkap Titiek Soeharto dalam sambutannya, pada Rakornas Partai Berkarya, Minggu (24/10/2021).

Namun demikian amanat dari ketua umum tersebut tentu diserahkan kepada semua pengurus Partai baik di tingkat pusat sampai daerah. Karena penunjukan ketua umum tanpa dukungan semua unsur maka amanat ini tentu tidak bisa berjalan. Harus mendapat restu dari semua pengurus, baik di tingkat pusat atau daerah agar partai bisa bisa berjalan dengan baik.

“Seandainya dukungan itu diberikan ke saya, insyaallah amanah itu akan saya laksanakan sebaik mungkin. Amanat ini akan menjadi ringan jika semua bersatu karena dalam organisasi tentunya ada tantangan dari dalam dan luar,” ungkapnya disambut takbir peserta Rakornas.

Menurutnya tanggung jawab sebagai ketua harian tentu berat. Tapi jika semua kompak dan solid tentunya bisa meraih kesuksesan bersama sebagai partai yang solid dan dicintai rakyat Indonesia ke depannya. Mantan Anggota DPR RI ini pun optimis melalui arahan ketum Partai Berkarya akan mampu melewati badai yang terus menerpa.

“Terima kasih atas loyalitas dari semua pengurus  Partai Berkarya, yang masih tetap bersatu bersama kami Keluarga Soeharto. Melalui Rakornas ini kita akan mampu kembali menyatukan semangat, mengangkat dan membesarkan Partai Berkarya sebagai sarana perjuangan politik kita dalam mewujudkan cita-cita bangsa untuk masyarakat yang adil dan makmur dan sejahtera sebagai cita-cita Presiden ke-2 RI H.M. Soeharto,” ucapnya.

Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso, membenarkan penunjukan Titiek Soeharto sebagai Ketua Harian Partai Berkarya oleh Ketum Tommy Soeharto. Amanah itu tentunya menjadi tugas  berat.

“Saya adalah saksi dalam pertemuan itu, maka saya ikut menekankan apakah semua setuju. Bahkan kata ketua umum, kewenangan ketua harian Partai Berkarya seperti layakya ketua umum. Setuju?,” kata Prio menanyakan kepada peserta Rakornas yang diwakili pengurus tingkat DPW/DPD dari setiap daerah di Indonesia.

Ia pun menyampaikan ketidakhadiran ketua umum dalam Rakornas tersebut karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk hadir membuka acara. Mandat Rakornas ini sepenuhnya menjadi kewenangan  Ketua Harian, Titiek Soeharto.

“Karena sesuai amanah ketum bahwa ketua harian memiliki kewenangan penuh untuk bisa melakukan pembenahan jika dianggap perlu. Meski ini kewenangan Bapak Ketua Umum (Hutomo Mandala Putra/Tommy Soeharto – red.),” pungkasnya.

Lihat juga...