Ubi Cilembu, Potensi Tanaman Baru untuk Warga Banyumas

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PURWOKERTO — Peluang untuk melakukan budidaya tanaman ubi cilembu terbuka lebar untuk masyarakat Kabupaten Banyumas. Selain diberikan benih yang berkualitas bagus, Bupati Achmad Husein juga menyatakan, sudah ada pembeli yang siap untuk menampung hasil panen.

Bupati Banyumas, Achmad Husein di halaman pendopo Sipanji Purwokerto. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Sampai saat ini, Bupati Banyumas sudah membagikan 40.000 stek bibit ubi lembu kepada masyarakat. Warga yang berminat untuk menanam diminta untuk datang untuk menerima bibit tersebut.

“Pertama saya diberi 20 ikat stek ubi cilembu, satu ikat berisi 3.000 batang, saya tawarkan kepada masyarakat, ternyata banyak yang berminat dan dalam hitungan jam sudah habis,” kata Husein, Senin (11/10/2021).

Melihat antusiasme warga untuk menanam ubi cilembu, Bupati kembali meminta bibit dan sampai saat ini total sudah ada 40.000 stek bibik ubi cilembu yang dibagikan kepada masyarakat Banyumas.

Terkait ubi cilembu tersebut, Husein menjelaskan, ada pembeli dari Bandung yang siap untuk menampung hasil panen dan dibeli dengan harga Rp6.500 per kilogram. Menurut keterangan pembeli tersebut nantinya ubi cilembu akan diekspor.

“Saya sudah mencoba untuk menanam ubi cilembu ini, cukup mudah dan hanya butuh waktu sekitar empat bulan sampai dengan panen, jadi cepat dan mudah untuk dibudidayakan. Ini merupakan alternatif atau solusi untuk mendapatkan penghasilan di tengah pandemi Covid-19,” terang Husein.

Salah satu warga Banyumas yang antusias dan ikut menanam ubi cilembu, Rokhidi menuturkan, ia mendapatkan satu ikat stek bibit ubi cilembu dan sudah mulai ditanam. Menurutnya, memelihara tanaman ubi cenderung lebih mudah karena tidak mengenal musim, bisa tumbuh baik di musim kemarau maupun hujan.

“Tanaman ubi ini mudah untuk pemeliharaannya, asalkan cukup mendapatkan sinar matahari, maka akan tumbuh dan berbuah,” ucapnya.

Rokhidi mengatakan, sekalipun tidak ada tawaran untuk bisa langsung dibeli hasil panennya, ia akan tetap menanam ubi cilembu. Sebab, ubi tersebut asupan nutrisinya sangat bagus untuk orang yang sedang menjalani diet, sehingga peluang penjualan masih sangat terbuka di Banyumas.

“Sudah lama ingin menanam, hanya saja masih bingung memilih bibit yang bagus, kebetulan ada pembagian bibit ubi cilembu yang kualitasnya dijamin bagus, karena hasil panennya akan dibeli untuk ekspor, jadi saya ikut menanam,” katanya.

Lihat juga...