Usaha Warung Pulsa dan Voucher Internet Irvan Tetap Bertahan Selama Pandemi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA — Di warung sangat sederhana miliknya, Irvan (27) warga dusun Sawah, desa Krambilsawit, kecamatan Saptosari, Gunungkidul nampak setia menunggu pelanggan membeli dagangannya.

Meski tak banyak pembeli yang datang, ia nampak tak bergeming sedikit pun menunggui warung pulsa berukuran sekitar 2 x 2 meter yang ia kelola sebagai mata pencahariannya sehari-hari.

Pemuda desa yang masih belum berkeluarga itu, memang sudah beberapa tahun terakhir ini menjalani usaha penjualan pulsa seluler di desa tempat tinggalnya, Krambilsawit yang cukup terpencil.

Meski hasilnya tak seberapa, ia mengaku ikhlas menjalani pekerjaan tersebut karena merasa bisa selalu dekat dengan keluarga.

“Sudah beberapa tahun terakhir ini jualan pulsa dan voucher internet. Ya lumayan, sehari bisa laku 20-30 pcs. Omsetnya kira-kira 400-600 ribu rupiah per hari. Karena meski pandemi, orang kan tetap butuh pulsa dan voucher internet untuk komunikasi,” ungkapnya.

Meski dibutuhkan banyak orang, Irvan mengaku tetap terdampak adanya pandemi Covid-19 yang merebak dua tahun terakhir. Hal itu tak lepas karena menurunnya daya beli masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.

Namun begitu, Irvan mengaku beruntung menjadi anggota koperasi SHS Mandiri Krambilsawit binaan Yayasan Damandiri yang ada di desanya. Pasalnya melalui unit simpan pinjam Modal Kita, ia bisa mendapatkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya.

“Saya sudah jadi anggota koperasi sejak beberapa tahun lalu. Saya juga memanfaatkan pinjaman koperasi sebesar Rp2 juta. Ya sangat membantu untuk tambahan modal dan mengembangkan usaha,” ungkapnya.

Menurut Irvan adanya unit usaha Modal Kita sebagai bagian program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Krambilsawit benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha seperti dirinya. Tanpa adanya pinjaman modal usaha semacam itu ia menilai pelaku usaha akan sulit bertahan selama pandemi.

Selain menjual pulsa dan voucher internet, Irvan sendiri juga menjual aneka mainan anak-anak sebagai tambahan usaha. Meski omsetnya hanya sekitar 100-200 ribu rupiah per hari, namun adanya usaha tambahan tersebut juga bisa menambah pemasukannya.

Lihat juga...