Vaksinasi di Banyumas Sudah Mencapai 50,8 Persen

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Bupati Banyumas, Achmad Husein, Rabu (13/10/2021) menyampaikan vaksinasi di Banyumas sudah mencapai lebih dari 50 persen. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

PURWOKERTO – Memasuki minggu kedua Oktober ini, vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Banyumas akhirnya mencapai 50,8 persen. Pencapaian di atas 50 persen tersebut, setelah vaksin di kalangan usia remaja gencar dilakukan.

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, target vaksinasi di atas 50 persen akhirnya bisa terpenuhi pada Oktober ini. Namun, masih ada beberapa persyaratan lain yang harus dipenuhi untuk bisa turun level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), yaitu rasio tracing.

“Program vaksinasi di Banyumas sudah mencapai 50,8 persen, mudah-mudahan minggu depan kita sudah bisa turun level, mengingat masih ada persyaratan lain yang juga harus dipenuhi,” katanya, Rabu (13/10/2021).

Menurut Bupati, untuk vaksinasi dalam minggu ini terjadi peningkatan cukup signifikan untuk vaksin pada remaja usia 12 – 17 tahun. Yaitu sudah mencapai 44,9 persen atau sudah sebanyak 73.222 pelajar yang divaksin dosis pertama, dari total target sebanyak 162.999 remaja. Sedangkan untuk usia remaja yang sudah menjalani vaksinasi hingga dosis kedua baru sebanyak 12.106 atau 7,4 persen.

“Ada peningkatan signifikan untuk vaksinasi di kalangan pelajar, namun sebagian besar baru vaksin dosis pertama, artinya untuk dosis kedua, mereka baru akan menjalani pada bulan depan,” terang Bupati.

Sementara itu, terkait persyaratan lainnya seperti angka kematian pasien Covid-19, lanjut Husein, Banyumas sudah memenuhi syarat untuk turun level. Mengingat sepanjang Oktober ini, dari mulai 1 – 12 Oktober, jumlah kematian pasien Covid-19 hanya sebanyak 8 orang.

Begitu pula untuk penambahan angka positif Covid-19. Sampai dengan Rabu (12/10/2021), penambahan kasus positif Covid-19 baru hanya ada 70 orang. Dan sampai saat ini, kasus positif aktif ada 52 orang.

“Harus diakui sudah sangat melandai turun kasus Covid-19 di Banyumas, namun selalu saya ingatkan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan. Jangan karena kasus sudah menurun kemudian menjadi lalai terhadap prokes, karena prokes sekarang ini sudah menjadi kebutuhan kita dalam menjalani berbagai aktivitas sehari-hari. Karena itu, terus gunakan masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun serta menghindari kerumunan,” pesan Bupati.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto menjelaskan, selain pada kalangan pelajar, cakupan vaksinasi yang mengalami peningkatan cukup signifikan juga terjadi pada kalangan masyarakat umum.

“Posisi saat ini untuk vaksinasi masyarakat umum sudah mencapai 46,1 persen, dimana jumlah yang sudah menjalani vaksin ada 428.236 orang dari target sebanyak 929,911 sasaran,” ucapnya.

Lihat juga...