Zona Orange COVID-19 di Sulawesi Tengah Tersisa Satu Daerah

Gubernur Sulteng Rusdy Mastura (kiri) dan Tim Asistensi Pemprov Sulteng Ridha Saleh (kanan) saat hendak mengikuti pemeriksaan kesehatan menggunakan metode tes usap Polymerase Chain Reaction​​​​​​​ (PCR), di Kantor Gubernur Sulteng, di Palu, Selasa (13/7/2021). -Ant

PALU – Pusdatina COVID-19 Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat, daerah yang masuk dalam zona oranye atau zona dengan risiko sedang penyebaran COVID-19 di provinsi itu telah berkurang. Saat ini hanya tersisa satu daerah.

“Hingga kini tersisa Kabupaten Morowali Utara (Morut) yang masih berada dalam zona oranye COVID-19,” kata Juru Bicara Pusdatina COVID-19 Provinsi Sulteng, Adiman, di Kota Palu, Rabu (20/10/2021) malam.

Kota Palu, Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan (Bangkep), Banggai Laut (Balut), Buol, Donggala, Morowali, Parigi Moutong (Parimo), Poso, Sigi, Tojo Una-Una (Touna), Tolitoli, yang sebelumnya berstatus zona oranye, saat ini telah keluar dan masuk dalam zona kuning atau zona dengan resiko rendah terjadi penularan dan penyebaran COVID-19.

Adiman menyebut, kasus aktif COVID-19 di Kabupaten Morut ada 26 kasus. Kemudian kasus aktif COVID-19 di 12 daerah zona kuning COVID-19 meliputi 16 kasus di Palu, 12 kasus di Banggai, 24 kasus di Bangkep. “Selanjutnya 27 kasus di Parimo, 45 kasus di Poso, 14 kasus di Sigi, 15 kasus di Tolitoli, sembilan kasus di Touna, Morowali dan Donggala, lima kasus di Buol dan dua kasus di Balut,” rincinya.

Secara kumulatif, Adiman menerangkan, sampai Rabu (20/10/2021), sudah 46.860 orang yang terpapar COVID-19 di Provinsi Sulteng. Dari jumlah tersebut, 45.064 orang dinyatakan telah sembuh, 1.583 orang meninggal dunia dan 213 pasien masih menjalani isolasi secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan setempat.

“Saya mengimbau masyarakat agar tetap taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas di luar rumah agar tidak terpapar,” tambahnya. (Ant)

Lihat juga...