1.000 Kader Penanggulangan TBC Dibentuk Dinkes Banten

TANGERANG  – Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten, membentuk 1.000 kader penanggulangan TBC yang bertugas memberikan pendampingan dan pengobatan kepada penderita penyakit tersebut hingga sembuh.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Lisa Felina dalam keterangannya di Tangerang, Jumat, mengatakan para kader tersebut mendapat pelatihan penanganan TBC dari Dinkes agar ada peran aktif masyarakat dalam penanganan penyakit ini.

“Dinas Kesehatan bersama Puskesmas dan Mitra Penanggulangan TB telah memberikan pelatihan bagi 1.000 kader, sehingga ke depan mereka dapat mengadakan penyuluhan, skrining, dan investigasi kontak dan pendampingan pasien sampai sembuh dari TBC ,” katanya.

Tujuan pelatihan penanganan TBC adalah membentuk kader yang responsif dalam penanggulangan TBC di masyarakat dari mulai pengobatan hingga sembuh.

Kader diajarkan untuk melaksanakan investigasi kontak untuk menemukan kasus di TBC di masyarakat sehingga penanganan dapat segera dilaksanakan.

“TBC ini menjadi masalah dunia sebetulnya, dan Indonesia menjadi sorotan karena berada pada peringkat ke-3 dunia. Pada 20 Oktober, Kader TBC di Kecamatan Tanah Tinggi menerima penghargaan, sebagai kader terbaik dalam melakukan investigasi kontak di era pandemi,” katanya.

Lisa menuturkan antusiasme masyarakat sangat tinggi dengan pembentukan kader ini, dibuktikan dengan jumlah pendaftar yang melampaui kuota. Lalu beberapa Puskesmas juga meminta penambahan kuota untuk pembentukan kader TB ini.

Agustin Pasaribu, salah satu peserta yang telah mengikuti pelatihan mengungkapkan, kegiatan itu memberikan banyak manfaat

“Melalui pelatihan ini kami mendapatkan ilmu mengenai TBC dan kami bisa memberikan sumbangsih kepada masyarakat. Kami siap untuk membantu masyarakat lebih sehat , karena sebaik-baiknya makhluk adalah mereka yang dapat bermanfaat bagi orang lain, Kami akan melakukan penyuluhan untuk mengetahui apakah ada warga sekitar yang terkena TBC dan mengingatkan mereka untuk semangat dalam proses penyembuhan TBC ini,” katanya. (Ant)

Lihat juga...