61 Persen Warga Sikka Sudah Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Editor: Makmun Hidayat

MAUMERE — Dari sebanyak 228.606 warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang harus mendapatkan suntikam vaksin Covid-19, baru 61,3 persen saja yang sudah mendapatkan vaksin tahap pertama.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus menjelaskan, untuk vaksinasi Covid-19 dosis kedua sasaran yang telah divakasin baru mencaai 24,9 persen.

“Kami terus melaksanakan vaksinasi Covid-19 melalui 25 puskesmas dan berbagai organisasi pemerintah dan masyarakat lainnya termasuk pihak sekolah,” ungkap Petrus sapaannya kepada wartawan, Rabu (10/11/2021).

Petrus menegaskan, gencarnya pelaksanaan vaksinasi tersebut guna mencapai target 70 persen warga yang harus sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 di akhir Desember 2021 nanti.

Kadinkes Sikka, Petrus Herlemus saat ditemui di kantornya di Kota Maumere, Rabu (10/11/2021). -Foto: Ebed de Rosary

Dia menjelaskan, dengan semakin banyaknya warga yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 maka akan terbentuk herd immunity kekebalan komunitas terhadap virus Covid-19.

“Agar target vaksinasi sebanyak 70 persen dosis pertama di bulan Desember tercapai, maka kita meminta seluruh puskesmas melaksanakan vaksinasi rata-rata per hari 150 orang,” ucapnya.

Petrus menjelaskan, bila setiap puskesmas melaksanakan vaksinasi bagi 150 orang setiap harinya maka dari 25 puskesmas akan ada 3.750 warga yang divaksin setiap harinya.

Dirinya mengakui stok vaksin yang ada saat ini di Kabupaten Sikka sebanyak 26.808 dosis  untuk vaksinasi dosis pertama dan kedua sementara anak-anak usia 12 tahun ke bawah belum divaksin.

“Untuk anak-anak usia 12 tahun ke bawah belum kami laksanakan vaksin karena masih menunggu petunjuk dari Kementrian Kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Kewapante, Theresia Angelina Bala menyebutkan, pihaknya pun gencar melaksanakan vaksinasi baik bagi ODGJ maupun disabilitas.

Theresia mengakui, pihaknya akan melakukan vaksinasi dosis kedua pada Kamis (11/11) untuk warga dan mengerahkan petugas Sahabat Sehat untuk mengedukasi masyarakat di Kecamatan Kewapante terkait vaksin Covid-19.

“Bagi para ODGJ dan disabilitas yang belum vaksin maka kami akan datang ke rumah mereka guna melakukan vaksinasi. Tentunya sebelum pelaksanaan vaksinasi kami melakukan edukasi terlebih dahulu,” tuturnya.

Lihat juga...