Badosa Lolos ke Semifinal WTA Finals, Sabalenka Pupuskan Asa Swiatek

Petenis Spanyol, Paula Badosa, saat beraksi dalam pertandingan penyisihan grup WTA Finals melawan petenis Yunani, Maria Sakkari, di Guadalajara, Meksiko, Sabtu (13/11/2021) waktu setempat - foto Ant

JAKARTA – Petenis Spanyol, Paula Badosa, melontarkan 10 ace, dalam kemenangan 7-6 (7/4), 6-4 atas Maria Sakkari dalam babak round-robin di Guadalajara, Meksiko, Sabtu waktu setempat (13/11/2021). Hasil tersebut memastikannya mengamankan satu tempat di semifinal turnamen akhir musim WTA Finals.

Dengan satu pertandingan round-robin yang tersisa, Badosa memastikan posisi teratas di dalam grupnya, ketika unggulan teratas, Aryna Sabalenka, dari Belarus mengalahkan Iga Swiatek 2-6, 6-2, 7-5.

Petenis Polandia, Swiatek, tersingkir dari perebutan tempat di semifinal. Pertandingan antara Sabalenka dan Sakkari, yang digelar Senin (15/11/2021), akan menentukan semifinalis kedua dari grup tersebut.

Badosa, tampil dalam performa terbaiknya, pada pertandingan akhir musim yang termasuk gelar terbesarnya. Hingga saat ini pada turnamen lapangan keras yang tertunda akibat pandemi di Indian Wells pada Oktober, Badosa, telah membukukan kemenangan meyakinkan atas Sabalenka untuk membuka pertandingan grup.

Pertandingan antara Badosa dan Sakkari, menempatkan petenis Yunani tersebut menjadi yang pertama lolos ke WTA Finals. Pertandingan keduanya tersebut menjadi pertemuan pertama di antara keduanya.

Badosa hanya membutuhkan dua jam lebih untuk memperpanjang kemenangan beruntunnya pada WTA, menjadi delapan pertandingan. Setelah merebut tiebreak set pertama, ia meraih break awal untuk memimpin 3-1 pada set kedua. Tidak mampu memanfaatkan serangkaian peluang break pada gim kelima, Badosa dipatahkan saat Sakkari menyamakan kedudukan 4-4.

Badosa, segera merespon dengan break untuk memimpin 5-4 dan peluang untuk menyelesaikan pertandingan pada servisnya, memastikannya dengan backhand winner pada match point ketiganya. “Saya pikir ini pertandingan yang cukup sulit. Saya melakukan servis dengan baik, Saya berjuang untuk setiap poin. Saya pikir saya tetap agresif. Saya bergerak dengan baik,“ kata Badosa.

“Ketika anda memenangi pertandingan seperti ini, saya pikir Anda harus melakukan segalanya dengan sedikit baik. Saya pikir kuncinya adalah sedikit pada momen-momen penting, saya cukup berani dan bermain sangat baik,” tandasnya.

Sabalenka, mengatasi 16 kesalahan ganda untuk mempertahankan harapannya tetap hidup pada penutup musim para elit tersebut. Ia menyerah pada set pembuka dengan kesalahan ganda pada set point. Namun meningkatkan service game-nya pada set kedua di mana ia mematahkan servis Swiatek dua kali tanpa kehilangan servisnya. Dan menyamakan kedudukan dengan service winner pada set point.

Setelah mematahkan servis Swiatek untuk memimpin 2-1 pada set ketiga, Sabalenka, balas dipatahkan pada double fault berikutnya. Namun Swiatek tidak mampu memanfaatkan ketidak-konsistenan Sabalenka. Sabalenka mematahkan servis untuk memimpin 6-5 dan dengan peluang melakukan servis untuk menutup pertandingan, tanpa goyah, menyelesaikannya dengan service winner. (Ant)

Lihat juga...