Banjir Bandang, Sektor Pariwisata Kota Batu Terdampak

KOTA BATU, JAWA TIMUR — Banjir bandang yang melanda wilayah Kota Batu, Jawa Timur pada Kamis (4/11) dilaporkan memberikan dampak terhadap sektor pariwisata di wilayah tersebut, dimana kunjungan wisatawan turun hingga 50 persen.

Direktur Utama Taman Rekreasi Selecta Kota Batu Sujud Hariadi mengatakan, pihaknya menyampaikan rasa simpati kepada warga Kota Batu terdampak banjir bandang dan menyebabkan tujuh orang meninggal dunia tersebut.

“Kami menyampaikan rasa simpati kepada saudara kami yang terdampak. Untuk pariwisata, ada penurunan cukup tajam, kurang lebih 50 persen dibanding minggu sebelumnya,” kata Sujud di Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (9/11/2021).

Sujud menjelaskan, pada Sabtu (6/11) usai terjadi bencana banjir bandang, jumlah kunjungan wisatawan khususnya di Taman Rekreasi Selecta turun menjadi 850 orang. Sementara pada satu minggu sebelumnya, kunjungan mencapai 2.000 orang.

Kemudian pada Minggu (7/11) kunjungan wisatawan tercatat sebanyak 1.500 orang, yang juga mengalami penurunan dibanding minggu sebelumnya dimana kunjungan wisatawan mencapai lebih dari 2.000 orang.

Ia menambahkan, dampak bencana banjir bandang diperkirakan tidak akan terlalu lama khususnya terhadap sektor pariwisata Kota Batu. Diharapkan, pada pekan ketiga dan keempat November 2021, jumlah kunjungan wisatawan sudah bisa kembali seperti sebelum bencana.

“Kami kira dampaknya tidak terlalu lama. Warga akan kembali berwisata lagi,” katanya.

Menurutnya, sebelum terjadi bencana banjir bandang di Kota Batu sektor pariwisata sudah mulai menggeliat usai wilayah tersebut menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2.

Ia mengharapkan penanganan dampak bencana banjir bandang bisa dilakukan secara cepat, dan tidak ada bencana susulan di kemudian hari. Pihaknya juga telah memiliki prosedur tetap yang jika terjadi kondisi cuaca buruk di tempat wisata.

“Diharapkan tidak ada bencana lagi, ini menjadi pelajaran bagi kita semua, semoga tidak terulang lagi. Untuk di tempat wisata, kami memiliki prosedur standar seperti jalur evakuasi dan lainnya,” katanya.

Prosedur standard tersebut, lanjutnya, antara lain adalah jika terjadi cuaca ekstrim pada saat banyak wisatawan di Taman Rekreasi Selecta, pihaknya akan melarang wisatawan untuk berteduh di bawah pohon, dan diarahkan ke tempat-tempat yang aman.

“Ketika ada hujan deras, kami ada imbauan untuk melarang wisatawan berteduh di pohon. Jadi kami arahkan mereka ke bangunan terdekat, atau ke tempat yang terbuka. Sudah ada prosedurnya,” tambahnya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu menyatakan setidaknya sebanyak 43 rumah yang ada di sejumlah wilayah di Kota Batu, Jawa Timur, mengalami kerusakan akibat bencana banjir bandang yang terjadi pada Kamis (4/11).

Selain itu, 32 rumah lainnya terendam lumpur akibat bencana banjir bandang tersebut. Banjir bandang juga menyebabkan sebanyak 124 keluarga terdampak. Namun, warga yang terdampak tersebut hingga saat ini mengungsi di rumah keluarga, atau tetangga terdekat.

Selain kerusakan rumah, lanjutnya, banjir bandang juga menyebabkan setidaknya 46 kendaraan roda dua dan 11 kendaraan roda empat mengalami kerusakan. Kemudian, hewan ternak mati sebanyak 128 ekor, dan sepuluh kandang dilaporkan rusak. (Ant)

Lihat juga...