Banjir di Kecamatan Teweh Timur Barito Utara, Surut

MUARA TEWEH – Banjir yang melanda enam desa di wilayah Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, sudah surut.

“Pagi ini banjir sudah surut dan sebagian besar kawasan jalan dan rumah warga yang sempat terendam kini sudah 90 persen kering, dan warga sudah kembali normal melaksanakan aktivitas,” kata Camat Teweh Timur, Winardi, saat dihubungi melalui telepon dari Muara Teweh,  Sabtu (27/11/2021).

Ia menuturkan, bahwa genangan mulai turun pada Jumat (26/11) sore dan terus menyusut hingga Sabtu pagi.

Menurut dia, jalan dari Muara Teweh menuju Benangin serta jalan dari Benangin ke Lampeong di Kecamatan Gunung Purei, kini sudah bisa dilewati kendaraan.

Aparat pemerintah kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah bergerak untuk membantu warga membersihkan area-area yang terdampak banjir.

“Untuk melakukan pembersihan ini, dibantu peralatan dari BPBD yang sudah sampai malam tadi,” kata Winardi.

Dia mengatakan, bahwa pemerintah kecamatan sudah menerima bantuan pangan dan obat-obatan dari BPBD, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta PT Bharinto Ekatama.

Informasinya, hari ini tim dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Barito Utara menuju Benangin untuk membuka posko dan dapur umum, katanya.

“Untuk posko, kami dirikan di wilayah Desa Benangin V karena desa ini terparah dilanda banjir, jadi selain posko juga untuk dapur umum serta pemberian vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat setempat,” kata Winardi.

Desa di Kecamatan Teweh Timur yang dilanda banjir meliputi Benangin I, Benangin II, Benangin III, Benangin V, Sampirang II, dan Muara Wakat. Tinggi genangan di desa-desa itu sempat mencapai empat meter saat banjir. Banjir sempat menyebabkan aliran listrik mati, namun tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

“Sampai saat kami belum mengetahui berapa nilai kerugian (akibat banjir,” kata Camat Teweh Timur.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, mengatakan pemerintah daerah pada Jumat (26/11) malam sudah mengirim bantuan untuk warga yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Teweh Timur dan Gunung Purei.

Bantuan yang dikirim berupa beras 600 kilogram, mi instan 32 dus, minyak goreng 10 dus, dan ikan kaleng enam dus. (Ant)

Lihat juga...