Bus Wisata Gratis di Banyumas Tingkatkan Jumlah Kunjungan

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Pengoperasian bus wisata gratis selama dua pekan terakhir terbukti mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Banyumas. Bus tersebut melayani wisatawan, baik yang memesan melalui aplikasi maupun yang menunggu di tempat pemberhentian yang sudah ditentukan.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata  (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani, mengatakan sejak bus wisata gratis dioperasikan, kunjungan wisatawan ke tempat-tempat wisata meningkat.

“Bus wisata gratis sangat diminati, terutama oleh masyarakat Banyumas yang di daerah pinggiran yang hendak berwisata. Sampai-sampai pemesanan melalui aplikasi sempat mengalami error, karena banyaknya yang mengakses,” terangnya, Minggu (14/11/2021).

Untuk menambah pemahamanan wisatawan tentang lokasi-lokasi wisata di Banyumas, Dinporabudpar juga menyertakan pemandu wisata pada tiap bus wisata gratis. Pemandu tersebut bertugas menjelaskan destinasi wisata di Banyumas beserta kelengkapan sarana dan prasarananya.

“Ini merupakan kerja sama kami dari Dinporabudpar dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas dalam upaya untuk mempromosikan wisata,” katanya.

Total ada lima bus wisata gratis yang disediakan Dishub Banyumas. Namun yang beroperasi saat ini empat bus, dan 1 bus lainnya sebagai cadangan. Pengoperasian bus wisata gratis hanya pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu.

Untuk jalur bus wisata gratis dimulai dari Alun-Alun Banyumas yang terdapat wisata museum wayang Sendangmas, kemudian melalui jalur Kecamatan Sokaraja dan ada pemberhentian, berlanjut ke kawasan sekitar Sungai Serayu yang terdapat wisata dermaga, lalu masuk ke Kota Purwokerto.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata  (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani di Purwokerto, Minggu (14/11/2021). -Foto: Hermiana E. Effendi

Pemberhentian bus wisata gratis di Kota Purwokerto dilakukan di Alun-Alun Purwokerto, kemudian menembuh jalur melalui depan Taman Bale Kemambang, dan berlanjut hingga ke kawasan Baturaden. Untuk jam operasional bus wisata gratis dimulai pagi hingga sore hari. Mengingat jumlahnya yang baru lima bus, maka untuk jeda waktu menunggu diperkirakan sekitar satu jam.

Sementara itu salah satu penumpang bus wisata gratis, Anjar, mengatakan, bus cukup representatif dan nyaman, karena jumlah penumpang dibatasi.

“Busnya baru dan nyaman, dan yang terpenting gratis sampai lokasi wisata,” katanya.

Lihat juga...