Cegah Banjir di Musim Hujan, Petugas BBWS SO Bersihkan Selokan Mataram

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA — Memasuki awal musim penghujan, sejumlah petugas Balai Besar Wilayah Sungai Opak Serayu (BBWS SO) melakukan kegiatan rutin pembersihan Selokan Mataram dari kotoran, baik itu endapan lumpur maupun sampah.

Koordinator Petugas Operasi dan Pemeliharaan Selokan Mataram II, BBWSO KPUPR DIY, Sriyana, Rabu (10/11/2021). Foto: Jatmika H Kusmargana

Pembersihan ini dilakukan sebagai upaya mencegah sumbatan di sepanjang Selokan Mataram yang menghubungkan Sungai Progo hingga Sungai Opak, yang berpotensi menimbulkan luapan air hingga banjir.

Koordinator Petugas Operasi dan Pemeliharaan Selokan Mataram II, BBWSO KPUPR DIY, Sriyana, mengaku mulai melakukan kegiatan pembersihan rutin sejak sekitar Oktober lalu. Pembersihan Selokan Mataram ini dilakukan dengan melibatkan sekitar 17 orang personel.

“Pembersihan ini kita lakukan dari hulu sampai hilir. Untuk tim kita dimulai dari intek Karangjati, Mlati, sampai Sungai Opak. Kurang lebih sekitar 15 kilometer. Pembersihan ini melewati tiga kecamatan, mulai dari Mlati, Depok hingga Kalasan,” ungkapnya saat ditemui di titik padukuhan Duri, Kalurahan Tirtomartani Kalasan, Sleman, Rabu (10/11/2021).

Menurut Sriyana, pembersihan ini dilakukan dengan dua metode baik kelompok kecil maupun besar. Dalam kelompok kecil, pekerjaan akan melakukan pembersihan di sejumlah titik secara terpisah. Sementara kelompok besar melakukan pembersihan secara bersamaan di satu titik lokasi yang sama.

“Untuk bagian hilir harus dilakukan dengan kelompok besar. Karena memang endapan sedimen lumpur cukup banyak. Mencapai 30-50 cm. Selain itu, sampah rumah tangga juga kerap menumpuk. Sehingga tidak bisa jika hanya memakai kelompok kecil,” ujarnya.

Atas dasar itulah, Sriyana pun mengimbau pada masyarakat sekitar agar dapat lebih menjaga Selokan Mataram. Minimal dengan tidak membuang sampah sembarangan di selokan yang membelah Yogyakarta ini. Terlebih sampai saat ini selokan Mataram masih menjadi sumber irigasi vital bagi sekitar 388,9 hektar lahan pertanian di DIY.

Lihat juga...