Daerah Diminta Percepat Penyaluran Dana Insentif Nakes

BANDA ACEH – Seluruh daerah di Provinsi Aceh diminta  mempercepat penyaluran dana insentif bagi tenaga kesehatan, yang menjadi garda terdepan dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, mengatakan penyaluran dana insentif tenaga kesehatan (nakes) tergantung dari kabupaten/kota masing-masing, karena pemerintah pusat langsung mengirim dana insentif ke daerah.

“Dananya langsung masuk ke rekening Pemda kabupaten/kota, mudah-mudahan semua daerah sudah bisa berproses. Namun, (insentif) untuk berapa bulan nanti kita konfirmasi kembali,” kata Iman di Banda Aceh, Kamis (25/11/2021).

Iman menjelaskan, alokasi dana insentif bagi nakes yang menangani pandemi Covid-19 tidak ada di provinsi. Pihaknya hanya menangani insentif tenaga kesehatan rumah sakit provinsi yang membuka layanan Covid-19, seperti RSUD Zainoel Abidin dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh.

“Di provinsi, rata-rata sudah disalurkan. Langsung rumah sakit masing-masing yang menyalurkan kepada nakes,” kata Iman.

Karenanya, dokter Iman mengharapkan kabupaten/kota untuk segera menyalurkan dana insentif bagi nakes di rumah sakit masing-masing daerah.

Ia memastikan, penyaluran insentif bagi nakes tidak dobel. Karena Dinas Kesehatan kabupaten/kota memiliki data yang lengkap terkait daftar nakes yang bertugas menangani pandemi Covid-19 dan yang tidak terlibat.

“Insentif ini hanya diberikan kepada nakes yang menangani Covid-19,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Rizal Fahlevi Kirani, yang meminta agar seluruh kabupaten/kota untuk segera menuntaskan penyaluran insentif bagi tenaga kesehatan.

Menurut ketua komisi yang membidangi kesehatan itu, pandemi Covid-19 di Aceh sudah menunjukkan tren penurunan yang sangat drastis. Sehingga apapun yang berhubungan dengan hak daripada tenaga kesehatan, segera diselesaikan.

“Saya meminta insentif tenaga kesehatan bisa segera diselesaikan. Ini pandemi di Aceh sudah mulai pulih, tapi insentif bagi nakes belum dibayar, belum dilunasi,” kata Rizal.

DPR Aceh akan terus komitmen untuk mengawal penyaluran hak insentif bagi tenaga kesehatan hingga tuntas. “Kita terus kawal dan konsisten mengawal, agar insentif bagi nakes ini harus clear dan semuanya mendapatkan sesuai haknya,” katanya. (Ant)

Lihat juga...