Destinasi Wisata Jateng Bersiap Sambut Penerapan PPKM Level 3 Libur Nataru

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SEMARANG — Pemerintah akan menerapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh Indonesia. Pemberlakuan kebijakan itu berlaku selama libur natal dan tahun baru (Nataru).

Kebijakan tersebut dipastikan juga akan berdampak pada sektor pariwisata di Jateng. Untuk itu, Pemprov Jateng melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, sudah melakukan koordinasi dengan para pelaku usaha pariwisata hingga perhotelan di Jateng.

“Pada prinsipnya, dari dialog tersebut, para pelaku wisata di Jateng, siap mendukung kebijakan terkait pembelakuan PPKM level 3 tersebut, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19. Berjaga jaga agar tidak terjadi gelombang ke 3 covid 19,” terang Kadisporapar Jateng, Sinoeng Rachmadi, saat dihubungi, Minggu ( 28/11/2021).

Dipaparkan, dengan pemberlakuan PPKM level 3 tersebut, obyek wisata termasuk perhotelan tetap bisa menerima kunjungan wisatawan, namun dengan pembatasan pembatasan sesuai PPKM level 3.

“Misalnya jumlah pengunjung hanya maksimal 25 persen dari kapasitas, penerapan proses ketat dan lainnya, nanti akan menyesuaikan dengan kebijakan yang berlaku. Sebab saat ini masih menunggu surat edaran dari pemerintah pusat, ” tandas Sinoeng.

Hal senada juga disampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dijelaskan pihaknya masih menunggu surat edaran (SE) dari Kementerian Dalam Negeri.

Namun, pihaknya sudah mencermati apa yang sudah disampaikan Menko PMK bahwa kebijakan ini diambil dalam rangka mencegah mobilitas tinggi selama Nataru.

Ganjar juga meminta masyarakat untuk tidak cuti selama Nataru. Kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng, Ganjar juga melarang mereka mudik.

Lihat juga...