Dugaan Korupsi Pengadaan Banjarnegara, KPK Kembali Periksa Dua Saksi

JAKARTA — Tim penyidik KPK kembali memeriksa dua orang saksi terkait dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi turut serta dalam pemborongan, pengadaan, atau penyewaan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

“Dua saksi tersebut bernama Budi Gunawan yang merupakan swasta dan Erwin,” kata Pelaksana Tugas (Plt.) Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Pemeriksaan terhadap dua orang saksi tersebut menyangkut dengan dugaan kasus pemborongan, pengadaan, atau penyewaan pada Dinas PUPR Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2017—2018, serta penerimaan gratifikasi dengan tersangka Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono dan tersangka lainnya.

Penyidikan terhadap dua orang saksi dilakukan oleh lembaga antirasuah tersebut di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kedua saksi ditanyai oleh penyidik, antara lain cara mendapatkan proyek pekerjaan di Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Ada dugaan untuk mendapatkan proyek, para pengusaha melakukan pendekatan khusus disertai komitmen pemberian fee kepada tersangka Budhi Sarwono melalui tersangka lainnya bernama Kedy Afandi yang merupakan orang kepercayaan Budhi.

Dalam konstruksi perkara, KPK mengatakan bahwa pada bulan September 2017 Budhi memerintahkan Kedy memimpin rapat koordinasi yang dihadiri oleh para perwakilan asosiasi jasa konstruksi di Kabupaten Banjarnegara.

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan sebagaimana perintah dan arahan Budhi, bahwa paket proyek pekerjaan akan dilonggarkan dengan menaikkan harga perkiraan sendiri (HPS) senilai 20 persen dari nilai proyek. Untuk perusahaan-perusahaan yang ingin mendapatkan paket proyek dimaksud, diwajibkan memberikan komitmen fee sebesar 10 persen dari nilai proyek.

KPK menduga Budhi telah menerima komitmen fee atas berbagai pekerjaan proyek infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara sekitar Rp2,1 miliar. [Ant]

Lihat juga...