Faktor Keamanan Jadi Kendala Transformasi Digital dan Literasi Keuangan

Tangkapan layar Annisa Steviani, Certified Financial Planner, saat diskusi daring bersama OVO pada Selasa, (30/11/2021). -Ist

JAKARTA – Perencana keuangan, Annisa Steviani, mengungkapkan saat ini Indonesia masih menghadapi kendala dalam hal transformasi digital dan literasi keuangan, salah satunya kekhawatiran atas keamanan transaksi digital.

“Masih banyak orang yang ragu, sebenarnya aman enggak sih transaksi digital itu? Masih banyak yang khawatir, kalau investasi lewat aplikasi itu uangnya hilang enggak, ya,” kata Annisa dalam diskusi daring bersama OVO pada Selasa (30/11/2021).

Hal tersebut, kata Annisa, menjadi tugas penyedia layanan untuk menjelaskan kepada masyarakat, bahwa mereka telah menjamin keamanan dalam bertransaksi digital melalui aplikasi mereka.

Selain itu, menurut Annisa hal penting yang harus dilakukan oleh semua pihak terkait keamanan dalam bertransaksi digital adalah menjaga kerahasiaan data.

“Kemarin sempat ramai juga kan di Instagram, nge-share story lima tempat kamu pernah tinggal, misalnya. Semua kalau dikumpulin mungkin ketemu juga nama ibu kandung, tanggal ulang tahun. Jadi, kerahasiaan data ini sebisa mungkin harus kita jaga,” jelas Annisa.

“Kalau dari segi teknis, bisa aktifin two-factor authentication, kalau bisa juga pakai aplikasi authenticator di handphone, jangan pakai SMS. Karena banyak juga yang ketipu two-factor authentication pakai SMS,” tambahnya.

Kendala ke dua, lanjut Annisa, masih banyak masyarakat yang belum merasakan kemudahan dan manfaat dari mengelola keuangan di era digital.

Lihat juga...