Hari Keempat Renang Peparnas XVI, 10 Rekor Pecah di Papua

Perenang Papua, Temu Maulati, memacu kecepatan pada final renang 200 meter gaya bebas putri klasifikasi S12 Peparnas Papua di Venue Aquatic Kompleks Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (11/11/2021) – Foto Ant

JAYAPURA – Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua, sarat dengan pemecahan Rekor Nasional (Rekornas). Khususnya pada cabang olahraga renang, yang pada hari keempat, Kamis (11/11/2021), sebanyak 10 rekor baru tercipta.

Hingga saat ini, sudah ada 31 rekor nasional yang terpecahkan dalam berbagai perlombaan yang bergulir di Arena Akuatik Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura. Atlet asal Kalimantan Selatan, Iberamsyah, membuka perlombaan hari keempat dengan langsung mencetak rekornas pada nomor 200 meter gaya bebas putra S11, usai membukukan waktu 2 menit 51,93 detik. Catatan waktu tersebut lebih baik dari capaian rekor milik Sunarto di Peparnas Jawa Barat 2016, dengan 3 menit 06,69 detik.

Kemudian pada nomor yang sama, klasifikasi gabungan S12 dan S13, dua rekor tercipta. Maulana Rifky Yavianda dari Jawa Timur menjadi yang terbaik pada klasifikasi S12, dengan catatan waktu 2 menit 09,96 detik. Hasil tersebut menggeser rekor milik Manaser N Numberi di Peparnas 2016, dengan catatan waktu 2 menit 33,26 detik.

Sedangkan pada S13, atlet asal Papua, Andrew David Uada, membukukan waktu 2 menit 18,81 detik. Capaian yang menggeser rekor milik, Marinus M Yo Mei, yang diciptakan di Pekanbaru degan 2 menit 27,75 detik.

Atlet asal Jawa Barat, Naila Puja Rislani, mencetak dua rekornas sekaligus pada hari yang sama. Pertama, dia membukukan waktu tercepat pada nomor 200 meter gaya bebas putri S15 dengan 2 menit 38,98 detik. Capaian yang menggeser rekor milik, Endang P, yang dicetak pada 2016, dengan 3 menit 07,23 detik. Naila, juga memecahkan rekor 39,05 detik milik Zalfa Dhiyaul Haq di Peparnas 2016, pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu putri S15, setelah finis terdepan dengan waktu 35,32 detik.

Rekornas juga terpecahkan pada perlombaan renang nomor gabungan 50 meter gaya dada putri klasifikasi S9 dan S8, melalui dua atlet Papua, Agnes M Yowei dan Silpa Monalisa. Agnes menjadi yang terbaik dengan mencatatkan waktu 44,69 detik di klasifikasi S9 menggeser catatan waktu 44,87 detik milik Mutiara Cantik H. di Bandung 2017. Adapun Silpa mencetak rekornas klasifikasi S8 usai membukukan 52,41 detik. Dia menggeser rekor miliki Nor Aimah yang membukukan 54,22 detik di Berlin.

Setelah itu, giliran Muhammad Nabil An Annawar yang menyabet emas di nomor 50 meter gaya dada putra S10 setelah mencatatkan waktu 34,60 detik. Hasil tersebut sekaligus mempertajam rekor nasional milikinya ketika tampil di Peparnas Jawa Barat 2016 dengan 34,93 detik.

Atlet Jawa Barat, Fajar Harfian Dani, juga mencatatkan namanya sebagai pemegang rekornas di nomor 50 meter gaya kupu-kupu putra dengan catatan waktu 27,40 detik. Capaian yang menggeser rekor milik Max Tamara pada 2011 dengan 29,78 detik. Pada 100 meter gaya punggung putra S11 rekornas tercipta atas nama Candra S. Simanjuntak dari Sumatera Selatan dengan catatan 1 menit 31,62 detik. Dia menggeser catatan waktu 1 menit 39,89 detik milik I Ketut Sumita di Singapura pada 2015 dengan 1 menit 39,89 detik. Pemecahan rekornas di Peparnas Papua diprediksi masih akan bertambahm mengingat perlombaan masih akan berlangsung hingga Sabtu (13/11/2021). (Ant)

Lihat juga...