IHSG Kamis Ditutup Menguat ke Posisi 6.691,34

JAKARTA — Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat seiring aksi beli investor asing.

IHSG menguat 8,2 poin atau 0,12 persen ke posisi 6.691,34. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,67 poin atau 0,07 persen ke posisi 957,73.

“Di tengah sentimen global yang kurang baik karena stagflasi dari negara-negara maju dan terkoreksinya Wall Street tadi malam setelah rilisnya inflasi AS yang naik 6,2 persen (yoy), IHSG mampu ditutup positif sebab fundamental ekonomi Indonesia masih dianggap sangat baik,” tulis Tim Riset Ajaib Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Kamis.

Selain itu aksi pembelian bersih investor asing terhadap saham-saham berkapitalisasi besar, juga menjadi katalis positif.

Dibuka menguat, IHSG bergerak fluktuatif pada sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih bergerak naik turun hingga akhirnya ditutup di zona hijau.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat dengan sektor transportasi & logistik naik paling tinggi yaitu 2,19 persen, diikuti sektor barang konsumen primer dan sektor energi masing-masing 1,64 persen dan 0,67 persen.

Sedangkan lima sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam yaitu 1,81 persen, diikuti sektor transportasi dan sektor kesehatan masing-masing turun 0,9 persen dan 0,86 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp246,03 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.240.571 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,54 miliar lembar saham senilai Rp10,73 triliun. Sebanyak 248 saham naik, 271 saham menurun, dan 154 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 171,08 poin atau 0,59 persen ke 29.277,86, Indeks Hang Seng naik 251,85 poin atau 1,01 persen ke 25.247,99, dan Indeks Straits Times meningkat 6,75 atau 0,21 persen ke 3.238,07. (Ant)

Lihat juga...