Ini Kriteria Kemiskinan yang Berhak Terima Bansos

Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menggelar konferensi pers soal pembaharuan data penerima bantuan sosial di Gedung Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (18/11/2021). -Ant

JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) telah menetapkan lima aspek dan sembilan kriteria kemiskinan, yang akan memudahkan pemerintah daerah dalam mengidentifikasi dan verifikasi masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan sosial.

“Yang baru, kita kerja sama dengan Universitas Indonesia (UI), ada sembilan kriteria, sangat simpel, sehingga daerah sangat mudah untuk mendeteksinya,” kata Mensos Tri Rismaharini, saat menggelar konferensi pers di Gedung Kemensos, Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Ia menjelaskan, lima aspek yang menjadi pedoman klasifikasi dalam menetapkan seseorang berhak menerima Bansos terdiri atas tempat tinggal, pekerjaan, pangan, sandang, dan papan.

Sementara sembilan kriteria kemiskinan itu, yakni tempat berteduh/tinggal sehari-hari, status pekerjaan, kekhawatiran pemenuhan kebutuhan pangan, pengeluaran pangan lebih dari 70 persen total pengeluaran, pengeluaran untuk pakaian.

Kemudian, sebagian besar lantai tempat tinggal terbuat dari tanah, sebagian besar dinding terbuat dari bambu, kawat, atau kayu, lalu kepemilikan fasilitas buang air kecil atau besar, dan sumber penerangan dari listrik dari perusahaan listrik negara 450 watt atau bukan listrik.

Menurut dia, saat ini masih banyak masyarakat yang tinggal di perkotaan dan memiliki rumah lebih dari 100 meterpersegi, serta memiliki mobil yang terdata masih mendapat bantuan sosial.

“Sesuai UU 13/2011, data itu dari daerah, jadi data kami kembalikan ke daerah, kemudian daerah mengecek apakah dia layak. Karena ada yang fotonya mohon maaf rumah bagus ada mobil, tapi terima (Bansos). Itu kami kembalikan ke daerah, karena mereka yang berhak nge-drop,” katanya.

Lihat juga...