Jalan Sunyi Pahlawan Lingkungan Jaga Kebersihan Kota Bandar Lampung

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Hermansah, petugas kebersihan lingkungan bersama pengemudi truk dan tiga orang rekan, setiap hari berkeliling ke pemukiman dan tempat penampungan sampah di wilayah Kedaton, Bandar Lampung. Aroma busuk, menjijikkan sudah tak dihiraukan, meskipun tanpa menggunakan masker.

Bergabung dalam tim Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung ia bekerja pagi, sore dan malam. Keliling ke sejumlah lokasi pembuangan sampah sementara jadi pekerjaan rutin.  Bersamanya ada petugas lain dengan wilayah kerja berbeda, setiap hari berjibaku dengan sampah.

Hermansah bilang jalan sunyi disusuri saat pagi buta, bersama tim penyapu, jalan-jalan protokol harus bersih. Saat orang orang masih berselimut hangat, ia sudah diterpa dingin udara kota, bahkan saat penghujan tugas tetap dijalankan. Ia hanya berikatkan kaos bekas, rekan bertopikan caping bambu.

“Terkadang tempat pembuangan sementara sudah dibersihkan setiap hari namun hari berikutnya akan penuh lagi. Sudah tugas kami membersihkan ke bak mobil sampah lalu dibawa ke tempat pembuangan akhir Bakung,” terang Hermansah diamini sejumlah rekan saat ditemui Cendana News, Rabu (10/11/2021).

Bekerja membersihkan sampah sebut Hermansah sejatinya harus memakai sarung tangan karet, sepatu boots, masker. Namun terbiasa dengan keadaan membuat standar tersebut terabaikan.

Sampah kala penghujan sebut Hermansah kerap terbawa ke selokan. Sikap acuh warga yang tidak memperhitungkan jenis sampah mudah terbawa angin, air hujan kerap membuat sampah berserakan.

Pekerjaan petugas kebersihan sampah kerap kurang diperhatikan, namun ia menyebut bersama sejumlah petugas lain menjalankan pekerjaan tersebut dengan besar hati. Profesi demi kehidupan keluarga sebutnya ditempuh kala pekerjaan lain jadi incaran. Menjaga kota tetap bersih jadi tujuan para pekerja yang bangga akan pekerjaan tersebut.

“Membuang di tempatnya, memisahkan jenis sampah ikut meringankan tugas kami,” ulasnya.

Selain petugas kebersihan, sejumlah pekerja lain mengeruk lumpur dan mengangkat sampah plastik selokan. Guntur, salah satu pekerja kebersihan mengaku membenahi sejumlah drainase di sepanjang Jalan Yos Sudarso, Way Lunik Kecamatan Teluk Betung Selata.

Pekerjaan memperbaiki dranise di wilayah yang kerap dilanda banjir. Sungai Way Lunik, muara sungai dan banjir rob kerap mengakibatkan akses jalan terendam. Air meluap ke jalan diperparah sampah plastik.

Ia menyebut pengerjaan pembersihan drainase dilakukan manual memakai tangan, sebagian sekop dan cangkul. Saat drainse yang memiliki ukuran lebih dalam dilakukan memakai back hole atau alat berat pengeruk lumpur.

“Sejak sebulan terakhir luapan air ke Jalan Yos Sudarso mulai berkurang karena lancarnya drainase di tepi jalan,” ulasnya.

Sampah yang dibuang pada tempatnya oleh warga sebut Guntur ikut menjaga berkurangnya luapan air. Saat musim penghujan berbarengan dengan bulan purnama berimbas pada banjir rob. Luapan air sungai kembali ke daratan bahkan jalan raya. Sebagian sampah terdampar pada area sungai dan kembali ke sejumlah pantai salah satunya di pantai Sukaraja. Imbas sampah sebutnya mengotori pesisir Teluk Lampung.

Hasanudin, membawa karung untuk mencari sampah di permukiman dan jalan di Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, Rabu (10/11/2021). Foto: Henk Widi

Pekerjaan memilah sekaligus menjaga sampah tidak terbuang sembarangan dilakukan Hasanudin. Ia mengaku dikenal sebagai pemulung dan pekerjaan itu jadi sumber penghasilan. Jenis sampah bernilai jual berupa botol, gelas minuman hingga kertas kardus. Berbagai jenis sampah bernilai jual itu kerap ditemukan pada selokan, sungai hingga TPS. Ia berkeliling setiap hari pada sejumlah pasar, jalan hingga permukiman membawa karung.

Kerap disepelekan, dipandang sebelah mata bahkan dicurigai tidak membuat Hasanudin minder. Tujuan mencari sampah bernilai jual menjadi sumber hasil puluhan hingga ratusan ribu per pekan. Menyusuri jalan sejak pagi bahkan kerap malam hari dilakukan olehnya. Menjaga kebersihan sebutnya jadi tujuan baginya untuk menambah penghasilan. Jalan sunyi menjadi bagian dari hidupnya ikut menjaga kebersihan kota dengan cara sederhana.

Lihat juga...