Jelang Porprov 2022, Cabor Wood Ball Situbondo Geber Latihan

Editor: Makmun Hidayat

SITUBONDO — Pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022, menjadi peluang para atlet untuk meraih kemenangan. Beragam persiapan dilakukan atlet Situbondo, sebagai upaya melatih keterampilan pada laga di lapangan nantinya.

Tak terkecuali bagi atlet wood ball, meski baru berkembang di Situbondo sejak tahun 2020 lalu, namun upaya persiapan terus dilakukan setiap harinya.

Salah satu pelatih cabang olahraga wood ball, Tizar Angga Prawira mengatakan, untuk melatih keterampilan para atlet, dirinya mengaku rutin menggelar aksi latihan setiap harinya. Bahkan, atlet yang ia latih hanya memiliki waktu libur latihan pada hari Minggu.

“Sebanyak 17 tim nantinya berlaga dalam ajang pertandingan Porprov 2022 nanti. Maka, kami berupaya memaksimalkan keterampilan atlet kami untuk berlaga dalam pertandingan. Karena keberadaan cabor olahraga wood ball di Situbondo masih baru,” ujar Tizar Angga Prawira, kepada Cendana News, di wilayah area Alun-Alun Situbondo, Jumat(12/11/2021).

Tizar mengatakan, dirinya fokus pada upaya pelatihan yang rutin ia gelar setiap harinya. Tujuan yang dilakukan berguna sebagai sarana keterampilan atletnya terhadap olahraga yang baru tumbuh. Walaupun belum memiliki atlet khusus yang fokus pada cabor tersebut.

“Kami memang belum memiliki atlet tertentu di bidang cabor wood ball. Saat ini kami jaring mereka yang dari berbagai macam atlet olahraga berbeda. Seperti atlet olahraga dan lain sebagainya. Namun kami tentu terus berupaya melatih mereka, sehingga mereka benar-benar menguasai teknik olahraga ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Tizar mengatakan, olahraga wood ball hampir sama dengan olahraga golf. Teknik permainannya memang sama namun perbedaan pada lapangan yang digunakan serta untuk semua kalangan bisa memanfaatkan olahraga ini.

“Olahraga golf itu hasil akhirnya memasukkan bola ke dalam lubang yang sudah disediakan. Namun untuk olahraga wood ball memasukkan ke dalam gawang kecil, yang sudah ada kriterianya sendiri. Selain itu, juga ada ketentuan garis panjang sebagai fasilitas permainan olahraga ini. Dengan adanya batasan lapangan yang ada, makan akan melatih keahlian atlet dalam konsentrasi yang tinggi,” jelasnya.

Tizar menambahkan, selain melatih keterampilan atlet wood ball. Dirinya juga terus melatih keterampilan para pelatih yang nantinya fokus dalam bidang olahraga tersebut.

“Untuk melatih keterampilan pelatih, pekan depan para pelatih akan mengikuti ajang pembekalan olahraga wood ball. Agar ke depan baik para pelatih maupun atlet memiliki keterampilan khusus, dalam olahraga ini,” tuturnya.

Secara terpisah, Yulia Roziana Putri, atlet wood ball yang baru fokus menggeluti olahraga tersebut selama hampir dua bulan terakhir ini mengaku tertantang dalam menggeluti olahraga tersebut. Selain menjadi olahraga baru yang ada di Situbondo, dirinya turut terlibat dalam pertandingan Porprov 2022 nanti.

“Selain hampir dua bulan terakhir, fokus latihannya pada aspek konsentrasi. Karena olahraga ini tidak ada titik fokus kekuatan pada fisik. Namun tetap, kebugaran fisik itu penting,” ucapnya.

Lihat juga...