Kasus Aktif COVID-19 di Purbalingga Bertambah Dua Orang

Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, Hanung Wikantono - Foto Ant

PURBALINGGA – Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng) mencatat, jumlah kasus aktif COVID-19 di wilayah setempat pada 10 November 2021, tercatat sebanyak 14 orang.

Dengan demikian ada penambahan dua orang konfirmasi positif COVID-19. “Pada Selasa, 9 November 2021, jumlah kasus aktif atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani isolasi di Kabupaten Purbalingga ada 12 orang dan hari ini bertambah menjadi 14 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, Hanung Wikantono, Rabu (10/11/2021).

Meskipun ada kenaikan jumlah kasus aktif, namun disebutnya tidak terjadi signifikan. Namun, hal itu tetap perlu mendapat perhatian dari seluruh masyarakat, agar mereka tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Protokol kesehatan masih tetap harus diterapkan dengan baik dan juga menjadi gaya hidup sehari-hari di tengah masyarakat Purbalingga,” katanya.

Total keseluruhan jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di Purbalingga, sejak awal penanganan hingga saat ini, jumlahnya mencapai 18.421 orang. Dari jumlah tersebut, 17.275 orang telah dinyatakan sembuh, 1.132 orang meninggal dunia, lima masih dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan dan sembilan lainnya melakukan isolasi mandiri.

Sementara bila merujuk pada data, maka dapat diindikasikan bahwa penyebaran dan penanganan pandemi COVID-19 di Purbalingga telah mulai terkendali. “Kami berharap dan juga optimistis bahwa pada masa yang akan datang akan makin terkendali, karena beberapa pekan terakhir data yang tersedia mengindikasikan penurunan kasus aktif yang cukup signifikan,” katanya.

Kendati demikian, masyarakat tidak boleh abai dan lengah, karena pandemi masih belum berakhir sehingga perlu upaya bersama mengendalikan COVID-19. “Sekali lagi Pemkab Purbalingga mengingatkan dan mengajak seluruh masyarakat agar tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, bagi yang belum mendapatkan suntikan vaksin diharapkan segera mendaftarkan diri ke puskesmas yang terdekat dari domisili masing-masing,” tandasnya.

Pemkab Purbalingga, masih akan terus melakukan sejumlah upaya strategis, guna meningkatkan cakupan vaksinasi di wilayah itu. Saat ini, capaian vaksinasi belum mencapai 50 persen dari target sasaran. “Berdasarkan data terkini, capaian vaksinasi di Purbalingga adalah 47,04 persen atau telah mendekati 50 persen dari target 778.743 sasaran vaksinasi di wilayah ini,” katanya.

Ditargetkan, capaian 50 persen sasaran dapat diperoleh pada pekan ketiga November 2021. (Ant)

Lihat juga...