Kasus Baru COVID-19 Masih Ditemukan di Garut

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani - foto Ant

GARUT – Dinas Kesehatan Kabupaten Garut menyebut, kasus baru konfirmasi positif COVID-19, masih ditemukan di lapangan sebanyak dua sampai tiga kasus di setiap harinya. Kondisi tersebut berdasarkan hasil tes usap yang dilakukan terhadap kontak erat pasien COVID-19.

“Ada penambahan tapi tak meningkat signifikan, paling sehari ada dua atau tiga kasus,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, Rabu (10/11/2021).

Tim Satgas COVID-19 Garut disebutnya, terus melakukan tes usap terhadap orang yang diketahui menjadi kontak erat pasien positif COVID-19. Namun, dari sekian banyak orang yang menjalani pemeriksaan kesehatan tes usap, kebanyakan hasilnya negatif. “Ketika ada kasus positif, ada kontak erat, yang dites kebanyakan hasilnya negatif,” katanya.

Meski angka kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 sedikit, bukan berarti masyarakat boleh mengabaikan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas sehari-hari. Pemkab Garut disebutnya, akan terus berupaya menanggulangi wabah COVID-19, dengan melakukan penelusuran penularan dan terus mengejar target vaksinasi masyarakat umum. “Antisipasinya kita terus menggenjot upaya vaksinasi,” katanya.

Pemkab Garut bersama instansi lain, akan memperkuat pengawasan dan mengendalikan masyarakat, agar tidak terjadi penambahan kasus pada momentum libur Natal dan tahun baru. “Satgas juga terus memperkuat upaya pengawasan, rencananya pada akhir tahun akan dilakukan penyekatan saat nataru (Natal dan tahun baru),” katanya.

Laporan Satgas Penanganan COVID-19 Garut secara keseluruhan, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 24.742 kasus. Terdiri dari 12 kasus masih menjalani isolasi mandiri, dan tiga kasus isolasi di rumah sakit, kemudian 23.556 kasus dinyatakan sembuh, dan 1.171 kasus meninggal dunia. (Ant)

Lihat juga...