Kelezatan Lontong Opor Bubuk Kedelai, Rasa Lebih Gurih Kuah Terasa Kental

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SEMARANG — Siapa yang tak kenal olahan opor ayam. Kuliner ini umumnya menjadi sajian istimewa pada momen tertentu, misalnya lebaran atau hajatan.

Penggemar lontong opor bubuk kedelai, Ahmad Antoni saat ditemui di rumahnya, di kawasan Tembalang, Semarang, Sabtu (20/11/2021). Foto Arixc Ardana

Cita rasa daging ayam yang empuk karena dimasak cukup lama, serta dipadu kuah santan opor yang gurih manis, menjadikannya sebagai makanan favorit.

Selain disantap dengan nasi, opor ayam juga kerap disajikan dengan lontong, itu sebabnya kemudian muncul kuliner baru yakni lontong opor.

Lalu bagaimana kalau lontong opor dipadu bubuk kedelai? tentu saja hasilnya jadi sangat enak.

Ya, lontong opor bubuk kedelai menjadi sajian istimewa lainnya yang perlu dicoba.

“Rasanya lebih gurih, kuah opor juga lebih pas. Apalagi jika tidak suka santan, bisa menggunakan bubuk kedelai ini agar kuah opor tetap terasa kental namun ringan di mulut,” papar penggemar lontong opor bubuk kedelai, Ahmad Antoni saat ditemui di rumahnya, di kawasan Tembalang, Semarang, Sabtu (20/11/2021).

Layaknya bubuk koya dalam sajian soto Lamongan atau soto Surabaya, bubuk kedelai ini juga bisa disajikan sebanyak yang diinginkan dalam lontong opor.

“Lontong opor bubuk kedelai ini kerap disajikan masyarakat Solo, biasanya kalau beli lontong opor di wilayah tersebut, sudah ada bubuk kedelai yang disajikan bagi pembeli,” lanjutnya.

Sayangnya belum banyak penjual lontong opor bubuk kedelai yang bisa ditemukan di Kota Semarang, sehingga dirinya harus memesan secara khusus.

“Kebetulan di dekat rumah ada pedagang lontong opor, jadi saya pesan khusus, untuk ditambah dengan bubuk kedelai. Bubuk kedelai ini teksturnya juga lebih halus dibanding dengan koya, jadi bisa langsung terserap dan tercampur dalam kuah opor,” lanjut Antoni.

Cara pembuatan lontong opor bubuk kedelai tersebut, sebenarnya sama persis dengan cara membuat opor ayam pada umumnya.

“Namun umumnya selain disajikan dengan bubuk kedelai, juga bisa ditambahkan telur ayam hingga sambal krecek atau kulit sapi. Rasanya sudah pasti dijamin enak,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Stevi, warga Pecinan Semarang. Dijelaskan, lontong opor bubuk kedelai, juga sering dikenal dengan lontong Cap Go Meh.

“Lontong opor bubuk kedelai menjadi sajian wajib yang selalu ada saat perayaan Cap Go Meh. Bisanya juga ditambah dengan telur petis, sayur labu dan sambal ati krecek,” terangnya.

Dijelaskan bubuk kedelai yang dicampurkan dalam kuah lontong opor, berfungsi untuk membuat kuah semakin kental, dan sajian terasa makin enak.

“Umumnya, opor ayam ini diolah dengan santan kelapa, namun ada sebagian orang, khususnya yang sudah lansia tidak boleh makan makanan yang mengandung santan, jadi disiasati dengan bubuk kedelai,” ucapnya.

Kuah olahan opor ayam tersebut dibuat encer, yang berimbas santan yang digunakan juga tidak banyak.

“Buat yang tidak suka kuah encer, bisa menambahkan bubuk kedelai ini, agar semakin kental. Jadi semua orang bisa tetap bisa menikmati lontong opor,” tandasnya.

Lihat juga...