Koasi Gelar Gowes Napak Tilas Pahlawan Bekasi

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Yayasan Kebudayan Orang Bekasi (Koasi) Jawa Barat, menggelar gowes napak tilas pahlawan, guna mengangkat semangat patriotisme, yang dipusatkan di Hutan Jati Pondok Melati – Exit Tol Jatiwarna, tepatnya di Kelurahan Jatiwarna, Pondok Melati.

“Ini adalah kegiatan perdana ini sebagai upaya menumbuhkan semangat meneladani dan menghargai pahlawan,” ujar Sarin Sarmadi, atau Bang Ilok, Ketua Koasi di sela kegiatan, Minggu (21/11/2021).

Kegiatan gowes secara resmi dibuka oleh H. Choiruman J. Putro, selaku Ketua DPRD Kota Bekasi, sekaligus memberikan arahan, bahwa kegiatan seperti ini sangat bagus, bahkan diagendakan sebagai kegiatan silaturahmi antarkomunitas sepeda yang ada di Kota Bekasi dengan komunitas lainnya. Nilai juang dan patriotisme para pejuang dapat dijadikan suriteladan.

Aki Maja, budayawan Bekasi sekaligus Dewan Pembina Koasi, menambahkan Gowes Napak Tilas Pejuang Bekasi sebagai upaya mengingatkan kembali agar tetap memiliki tradisi dan budaya, menghormati dan menghargai jasa para pahlawan dalam bidang apapun.

Ketua Koasi, Bang Ilok (tengah), saat memberi keterangan terkait giat goweser Napak tilas Pahlawan, Minggu (21/11/2021). –Foto: M Amin

“Karena kita tidak mungkin dapat menikmati Kota Bekasi seperti hari ini, tanpa adanya pengorbanan para pahlawan. Miris banget, anak sekarang lebih kenal tokoh fiksi, tokoh komik atau artis drakor ketimbang pahlawan daerahnya sendiri. Kurangnya pengenalan dan bahan edukasi merupakan kelemahan dunia pendidikan, dan kita semua dalam memberikan pembelajaran kepada anak anak,” paparnya.

Gowes diikuti oleh berbagai komunitas sepeda seperti sepeda ontel, sepeda gunung, sepeda santai dari berbagai wilayah di Kota Bekasi, termasuk peserta dari Jakarta dan Bogor, secara keseluruhan tak kurang dari 450 goweser.

Gowes mengambil jarak tempuh kurang lebih 20 KM start dari Hutan Jati Pondok Melati, menyusuri jalan Ujung Aspal – Pondok Gede dan mengunjungi makam Pejuang Bekasi H. Tabrani Kasir, yang terletak di Jalan Amil Pondok Gede.

Para goweser menyimpan sepeda di halaman kecamatan Pondok Gede, untuk secara bersama berziarah dan berdoa di areal pemakaman. Kemudian perjalan dilanjutkan menuju Pondok Gede – Komsen, dan berbelok menuju jalan Kodau. Goweser kemudian diarahkan dari Bunderan Jatiwarna menuju jalan Legok – Telkom.

Dari Jalan Komsen/Telkom menyusuri sekitar satu kilometer menuju area makam H. Dehir Pejuang Bekasi, yang letaknya tepat disisi Stadion Futsal Andalas Jatiluhur.

Dari lokasi ini, perjalanan dilanjutkan menyusuri jalan H. Awi menuju jalan Vila Ubud Puri Gading dan melewati gerbang utama hingga sampai di jalan Kampung Sawah – Pasar Kecapi, namun arah jalan berbelok ke kiri menyusuri jalan disisi tol JORR menuju bundaran atau gerbang tol Jatiwarna.

Setelah melintasi dikolong flyover, semua goweser menuju ke lokasi finish yang berada persis di sisi luar jalan lingkar tersebut, masuk area hutan jati, saat pelepasan dilakukan.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam arahannya meminta kegiatan tersebut dijadikan memontum untuk mengenang jasa para pahlawan, bahkan jika memungkinkan nama-nama pahlawan seperti H. Tabrani Kasir dijadikan nama salah satu jalan di Pondok Gede atau disematkan sebagai nama Stadion Mini Pondok Gede.

Lihat juga...