Malang Dorong Peternak Manfaatkan Peluang dan Potensi

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang berupaya mendorong para peternak yang ada di wilayah tersebut, untuk memanfaatkan peluang dan potensi yang ada dalam upaya untuk meningkatkan daya saing.

Bupati Malang, M Sanusi, mengatakan para peternak dan pelaku usaha diharapkan bisa terus mengoptimalisasi kemampuan dan memanfaatkan potensi, agar bisa berkompetisi di era globalisasi seperti saat ini.

“Peternak dan pelaku usaha yang berkecimpung harus terus bersemangat untuk mengoptimalkan kemampuan dan memanfaatkan potensi yang ada dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat berkompetisi di era globalisasi,” kata Sanusi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (16/11/2021).

Hal tersebut disampaikan Sanusi pada saat memberikan pengarahan dalam Livestock Agribusiness Festival 2021, yang diharapkan mampu menjadi wadah para pelaku usaha dan peternak dalam menciptakan berbagai inovasi, khususnya untuk produk makanan olahan.

Sanusi menambahkan, wilayah Kabupaten Malang memiliki potensi peternakan yang cukup baik dalam mendukung Provinsi Jawa Timur, sebagai penyedia produk peternakan tertinggi di Indonesia.

“Potensi tersebut turut mewarnai perkembangan sektor peternakan di Kabupaten Malang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini sektor hulu peternakan yang fokus pada peningkatan budi daya hewan ternak, sudah diikuti adanya peningkatan produksi pada bagian hilir. Sehingga, produsen pengolah hasil peternakan di Kabupaten Malang juga makin berkembang.

“Ini juga berseiring dengan juga makin menjamur, seiring dengan berkembangnya berbagai potensi lain di Kabupaten Malang, baik pertanian, perikanan maupun pariwisata,” katanya.

Pada Livestok Agribusiness Festival 2021, merupakan rumah besar bagi Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan Hewan Kabupaten Malang. Program tersebut, dibagi menjadi dua kategori yakni Livestock Culinary Competition yang diikuti oleh peserta dari 33 kecamatan.

Kemudian, kategori lainnya adalah Livestock Product Fair yang diikuti oleh 51 produsen olahan kering dari bahan asal ternak di wilayah Kabupaten Malang.

Ajang itu dijadikan wadah untuk mengembangkan ide kreatif dan inovasi dalam memproduksi dan mengolah bahan asal hewan.

“Mudah-mudahan ini mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif, sekaligus mendorong kreasi produsen olahan ternak, agar kuliner lokal juga makin bervariatif, dan menjadi daya tarik khas Kabupaten Malang,” ujar Sanusi.

Sektor peternakan di Kabupaten Malang, didominasi produksi sapi perah, sapi potong, kambing, ayam ras potong serta ayam petelur.

Pada 2020, hasil ternak di Kabupaten Malang sebanyak 45.432 ton daging, 48.023 ton telur dan 161.544 ton susu. (Ant)

Lihat juga...