Pandemi, Perlombaan MTQ Mulai Kembali Digelar

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Setelah hampir dua tahun vakum akibat pandemi, sejumlah sekolah di Yogyakarta akhirnya mulai kembali menyelenggarakan ajang perlombaan bagi para siswa-siswinya.

Ajang perlombaan ini digelar seiring menurunnya level PPKM di sejumlah daerah termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Seperti pada Minggu (14/11/2021) hari ini, ratusan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dari sebanyak 37 sekolah di Kecamatan Mlati, Sleman mengikuti ajang perlombaan baca Alquran atau biasa disebut Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ).

Bertempat di SD Negeri Tlogoadi Mlati Sleman, ajang ini seolah menjadi tempat bagi para siswa-siswi mengasah bakat dan mentalnya secara positif.

Ketua Penyelenggara MTQ Mlati Sleman, Hendi Kurniawan, menyebut ajang perlombaan MTQ semacam ini merupakan salah satu cara positif bagi anak dalam menggali potensinya.

Ketua Penyelenggara MTQ Mlati Sleman, Hendi Kurniawan, Minggu (14/11/2021) – Foto: Jatmika H Kusmargana

“Selain bermanfaat untuk menumbuhkan rasa cinta pada Alquran sejak dini, ajang MTQ semacam ini juga dapat melatih mental anak. Termasuk juga melatih kepekaan sosial mereka dalam berinteraksi dengan siswa dari sekolah lain,” katanya.

Melombakan 5 kategori, mulai dari Tartil Quran, Tilawah Quran, Musabaqoh Quran, pidato agama hingga azan, ajang MTQ ini diharapkan juga mampu menjadi media pembentukan karakter siswa. Pasalnya dengan ikut kegiatan semacam ini, anak tidak hanya mengikuti pelajaran teori di kelas, namun juga praktik secara langsung.

“Kegiatan semacam ini diharapkan bisa jadi pijakan dalam menumbuhkan pembelajaran atau pendidikan karakter. Tidak sekedar slogan saja. Sehingga akan lahir lulusan-lulusan siswa yang unggul, cerdas dan berakhlak,” ungkap Camat Mlati, Drs. Arifin M Laws.

Meski kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) maupun ajang perlombaan siswa mulai digelar di sejumlah sekolah, Arifin sendiri berharap agar semua pihak tidak lengah dalam menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Hal ini diperlukan agar ke depan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti misalnya munculnya kasus Covid-19 baru, yang pada akhirnya justru akan mengganggu proses kegiatan belajar mengajar yang sudah mulai berjalan di sekolah itu sendiri.

Salah seorang siswa kelas 6, Violeta, asal SD N Salman Al Farisi, mengaku senang bisa menjadi juara 1 ajang MTQ tingkat Kecamatan Mlati ini.

Salah seorang siswa kelas 6, Violeta, asal SD N Salman Al Farisi, Minggu (14/11/2021) – Foto: Jatmika H Kusmargana

Ia menyebut, keberhasilannya ini dapat ia raih berkat perjuangannya dalam berlatih membaca Alquran sejak masih duduk di kelas 1 SD.

“Senang sekali bisa juara. Terima kasih buat ibu-ibu guru yang sudah melatih aku sejak masih duduk di kelas 1,” pungkasnya.

Lihat juga...