Pantai Rangai Tritunggal Alternatif Rekreasi Keluarga

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Penat dengan kegiatan selama sepekan rekreasi ke pantai bisa jadi alternatif. Buyung Hadiyanto, warga Kelurahan Ketapang Kuala, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung menyebut destinasi bahari jadi salah satu tujuan rekreasi. Saat akhir pekan ia mengajak anggota keluarga untuk menikmati suasana pantai, salah satunya pantai Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan.

Pantai Rangai Tritunggal berada di tepi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Berada di dekat perbatasan Bandar Lampung dan Lampung Selatan akses jalan cukup mudah. Setelah menyusuri Jalinsum menuju arah pelabuhan Bakauheni akses masuk berada di sisi kanan. Area pantai kerap dikenal sebagai area warung makan ikan bakar Ahmadi. Sebagian area bisa dijangkau dari permukiman warga dengan ciri khas rumah panggung tepi pantai.

Buyung Hadiyanto bilang pantai Rangai Tritunggal saat musim angin barat sedang kotor. Sampah didominasi plastik, ranting pohon sebagian mengotori pantai. Meski demikian ia menyebut aktivitas bermain, renang dan mandi bisa dilakukan.

“Membawa pelampung dari ban dalam jadi salah satu alternatif menikmati pantai Rangai Tritunggal yang memiliki pasir putih, pepohonan serta suasana yang nyaman untuk melepas kepenatan meski saat saya datang pantai sedang kotor oleh sampah kiriman,” terang Buyung Hadiyanto saat ditemui Cendana News, Minggu (28/11/2021).

Keberadaan sejumlah alat tangkap ikan tradisional jenis perahu ketinting, bagan congkel, bagan apung bisa jadi pemandangan unik. Pada area perairan Teluk Lampung kapal kapal labuh jangkar atau anchor beragam. Jenis kapal kargo, kapal tanker hingga kapal ferry jadi pemandangan indah untuk dikenalkan pada anak anak.

Sebelum berangkat rekreasi, ia menyiapkan bekal bersama sang istri berupa nasi lengkap dengan lauk dan sayuran. Sebagai tambahan ia bisa membeli menu ikan bakar di salah satu warung makan di area tersebut.

Saat berkunjung ke pantai Rangai Tritunggal ia menyebut bisa membeli sejumlah suvenir. Sejumlah warga yang menjual ikan hias lengkap dengan aksesoris aquarium. Ia juga bisa membeli gelang dari akar bahar yang kerap digunakan sebagai aksesoris sekaligus berkhasiat kesehatan. Bentuk unik dan diyakini memiliki khasiat menjadi oleh oleh saat berkunjung ke pantai Rangai Tritunggal.

Riski Fernando, salah satu warga Bandar Lampung menyebut mengunjungi pantai Rangai Tritunggal bersama keluarga. Ia menyebut usai mengunjungi area pantai berpasir ia bisa menikmati suasana dermaga Rangai. Lokasi bersebelahan menjadi favorit bagi para penghobi memancing. Penghobi memancing bisa menikmati suasana udara pantai sembari mendapat sensasi umpan ditarik ikan.

“Mengajak anak saya lakukan dengan tujuan rekreasi sekaligus mencari ikan kerapu, kakap dan jenis ikan karang dengan cara memancing,” ulasnya.

Suasana pantai jadi tempat favorit warga untuk rekreasi akhir pekan, Minggu (28/11/2021). Foto: Henk Widi

Pantai Rangai Tritunggal yang kerap didatangi kala akhir pekan jadi berkah bagi warga. Dani, salah satu warga setempat mengaku ia memilih memanfaatkan waktu menjual suvenir berupa gelang akar bahar, cangkang kerang sebagai asbak, hiasan meja hingga ikan hias.

“Penyuka atau penghobi aksesoris paling banyak membeli gelang akar bahar, jika mengajak anak anak bisa membeli ikan hias,” ujarnya.

Nurhasanah, warga yang tinggal di tepi pantai Rangai Tritunggal mengaku bisa menjual makanan, minuman ringan. Namun saat ada pesanan ia bisa menyediakan menu ikan bakar yang diperoleh dari hasil tangkapan nelayan. Saat akan menikmati ikan bakar ia mengaku pengunjung terlebih dahulu akan memesan. Sembari menikmati suasana pantai, pengunjung bisa merasakan sensasi makan hidangan di tepi pantai.

Lihat juga...