Pemkab Boyolali Gelar Posbindu Untuk ASN

BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, Jawa Tengah, menggelar pos pembinaan terpadu (posbindu) untuk memberikan layanan secara gratis memantau kesehatan aparatur sipil negera (ASN) di lingkungan pemkab setempat.

“Kami memulai posbindu dengan simulasi terlebih dahulu di ASN Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Boyolali, dengan mengerahkan tim Dinas Kesehatan (Dinkes),” kata Asisten II Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Insan Adi Asmono, di Boyolali, Selasa (16/11/2021).

“Sesuai visi misi Bupati Boyolali, bahwa smart dan sehat harus dimulai. Kami mulai dari Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Boyolali,” tambahnya.

Menurut dia, posbindu nanti akan menyasar ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Boyolali setiap bulan. Sehingga, OPD mampu memiliki relawan kesehatan masing-masing yang membantu tim Posbindu dalam pelayanan skrining kesehatan.

“Kami berharap, ke depan setiap ASN yang bekerja di lingkungan Pemkab Boyolali menjadi kader kesehatan dan terhubung dengan layanan kesehatan 119 dan homecare di lingkungan masing masing,” katanya.

Dia mengatakan, kegiatan tersebut bukan hanya untuk OPD saja, tetapi akan diteruskan hingga tingkat kecamatan dan desa, akan menyasar ke seluruh pos kesehatan Rukun Tetangga (RT) yang sekarang sudah dibangun di tingkat masyarakat.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Boyolali, Masruri, menyambut baik adanya program Posbindu kerja sama Satgas Posbindu Dinkes dan Satgas Posbindu Puskesmas. Masruri mengatakan, melalui Posbindu ini para ASN mampu mengetahui apabila memiliki gelaja yang perlu penanganan lebih lanjut.

“Hal ini dilaksanakan secara rutin, nanti kalau memang ada gejala nanti dirujuk ke rumah sakit sesuai tipenya. Nanti dilaksanakan ke semua OPD, rutin supaya kami bisa memantau kesehatan ASN,” katanya.

Melalui program posbindu, para ASN dapat melakukan cek kesehatan, seperti cek tekanan darah, cek lingkar perut, cek kadar kolesterol, cek kadar gula dan lainnya, demikian Masruri. (Ant)

Lihat juga...