Penjualan Kuliner Khas Banyumas Mulai Bergeliat

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BANYUMAS — Setelah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Covid-19 di Banyumas turun ke level 2, penjualan kuliner khas daerah setempat berangsur mulai ramai. Salah satunya adalah soto Sokaraja yang sudah mulai dipadati pembeli.

Salah satu penjual soto Sokaraja, Iping mengatakan, ramai pembeli mulai terasa dalam dua pekan terakhir, sebab pembeli dari luar Banyumas juga mulai berdatangan. Terutama pada akhir pekan, hari Sabtu dan Minggu, pembeli bisa meningkat hingga tiga kali lipat hari biasa.

“Alhamdulillah sudah mulai ramai pembeli, kita juga sudah mulai normal untuk stok bahan-bahan makanannya, tidak dikurangi lagi. Apalagi kalau akhir pekan, sudah mulai ditambah stoknya,” kata iping, Selasa (16/11/2021).

Warung soto yang berlokasi di dekat Balai Desa Sokaraja Kulon, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas tersebut sempat tutup sampai jangka waktu yang cukup lama saat pandemi Covid-19 sedang mengalami puncaknya beberapa bulan lalu. Larangan makan di tempat saat masih PPKM level 4 juga sangat berdampak terhadap penjualan soto.

Setelah diperbolehkan makan di tempat dengan ketentuan 50 persen pembeli, warung soto tersebut mulai ramai. Namun, penjual tetap belum berani menyediakan masakan dalam jumlah banyak seperti hari biasa. Meskipun sebenarnya, banyak pembeli yang datang dan soto sudah habis.

“Kita baru berani menyetok soto dalam jumlah cukup banyak belum lama ini, karena bahan-bahan untuk pembuatan soto mudah layu, seperti kecambah, daun bawang dan kubis,” tuturnya.

Dalam satu hari warung soto tersebut saat ini sudah mulai bisa menjual hingga ratusan mangkok soto. Soto Sokaraja ini terdiri dari sayuran kecambah, irisan ketupat, daun bawang serta dilengkapi dengan daging sapi dan jeroan. Untuk sambalnya menggunakan sambal kacang yang membuat kuah soto semakin lezat dan gurih.

Salah satu pelanggan soto Sokaraja, Anjarwati mengatakan, ia sangat menggemari soto Sokaraja karena cita rasanya yang khas dan daging sapinya yang selalu empuk.

“Meskipun kemarin sempat PPKM, saya selalu menyempatkan diri untuk ke Sokaraja, khusus buat menikmati hidangan soto nya,” katanya.

Lihat juga...