Pepes Ikan Kacangan Pedas, Varian Kuliner Bahari yang Lezat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Salah satu jenis olahan ikan yang bisa disajikan sebagai teman makan nasi adalah pepes. Olahan tradisional berbahan ikan laut salah satunya memakai ikan kacangan.

Stevani, warga Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung menyebut ikan kacangan atau kacang-kacangan dikenal dengan Tylosurus acus. Ikan memiliki bentuk panjang, bersisik dengan tekstur daging lembut.

Stevani, warga Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung mengukus ikan kacangan yang telah dibungkus dengan daun pisang dan sejumlah bumbu, Sabtu (6/11/2021) – Foto: Henk Widi

Olahan pepes ikan ungkap Stevani jadi salah satu varian olahan tanpa minyak. Pepes sebutnya jadi pilihan alih-alih mengolah dengan cara digoreng saat harga minyak goreng melonjak.

Pepes ikan kacangan pedas jadi salah satu varian kuliner yang disiapkan untuk menu sarapan bagi anggota keluarga. Per kilogram ikan kacangan sebutnya dibeli seharga Rp20.000 dari nelayan jaring payang.

Proses pengolahan pepes sebut Stevani sangat sederhana. Ia memakai setengah kilogram ikan kacangan, sisanya diolah menjadi pindang.

Sejumlah bumbu yang digunakan berupa jeruk nipis, garam, bawang daun, cabai rawit, daun salam, daun kemangi, bawang merah, bawang putih, kemiri, kaldu bubuk. Siapkan daun pisang, lidi sebagai pembungkus bumbu yang telah disiapkan selanjutnya dihaluskan memakai blender.

“Ikan kacangan terlebih dahulu bersihkan bagian sisik dan jeroan, insang, lalu kerat bagian tubuh ikan dengan pisau. Untuk memudahkan proses masuknya bumbu agar lebih meresap, rendam memakai perasan jeruk nipis agar aroma amis berkurang,” terang Stevani saat ditemui Cendana News, Sabtu (6/11/2021).

Stevani menyebut setelah semua bahan disiapkan tahap selanjutnya dengan melakukan pembungkusan. Haluskan semua bumbu kecuali sebagian dibiarkan utuh berupa cabai rawit, daun kemangi, daun bawang.

Semua jenis bumbu halus balurkan dengan sendok ke tubuh ikan. Siapkan daun pisang yang telah dilayukan, hamparkan di atas meja. Letakkan ikan kacangan, balurkan bumbu halus ke tubuh ikan lalu semat daun dengan lidi.

Pemepesan ikan ujar Stevani dilakukan dengan memakai teknik pengukusan dan pemanggangan. Tahap awal siapkan dandang pengukus yang telah diberi air.

Susun semua ikan kacangan yang dibungkus memakai daun pisang pada sarangan pengukus. Rebus air untuk mematangkan ikan kacangan yang dikukus. Pematangan pepes ikan kacangan hanya butuh waktu sekitar setengah jam.

“Pepes yang matang ditandai dengan aroma bumbu sudah keluar dari uap, selanjutnya tiriskan air untuk selanjutnya dibakar,” bebernya.

Stevani bilang pepes ikan kacangan yang dikukus bisa dipanggang untuk sensasi rasa yang lebih renyah. Pepes ikan kacangan yang telah ditiriskan selanjutnya dipanggang.

Pemanggangan memakai alat khusus untuk memanggang ikan. Gunakan api kompor untuk memanggang pepes hingga daun pisang berwarna kecoklatan.

Daun pisang yang dipanggang akan membuat aroma lebih harum bersama campuran bumbu pada ikan. Angkat lalu sajikan selagi hangat.

Pepes ikan kacangan pedas sebut Stevani tetap bisa dihangatkan. Simpan dalam pengukus untuk kembali dihangatkan saat akan disajikan. Pepes ikan kacangan diakuinya akan semakin lezat setelah disimpan lama karena bumbu lebih meresap.

Aroma kunyit, beragam bumbu, kemangi hingga pedasnya cabai rawit utuh akan menjadikan pepes ikan kacangan lezat. Sebagian anggota keluarga menyukai pepes disajikan dengan cara dipanggang.

“Pepes ikan kacangan yang dipanggang memiliki aroma lebih khas penggugah selera makan, sajikan dengan sambal tomat dan sayur kol,” ujarnya.

Menikmati pepes ikan kacangan pedas jadi kesukaan bagi Edi Gunawan untuk menu makan pagi. Salah satu kerabat juga menyukai menu pepes ikan kacangan dalam kondisi dipanggang.

Aroma khas daun pisang terpanggang berpadu dengan bumbu menjadikan nasi hangat terasa lezat. Pepes ikan kacangan dengan tambahan cabai rawit utuh menjadi lauk untuk makan. Tekstur daging ikan kacangan yang lembut, gurih sekaligus kaya protein.

Sang keponakan, Qiandra, menikmati pepes ikan kacangan pedas sebagai menu sarapan. Daging ikan kacangan yang telah dipisahkan dari bagian duri dan kemasan daun pisang bisa dinikmati selagi hangat.

Qiandra, menikmati pepes ikan kacangan untuk menu sarapan, Sabtu (6/11/2021) – Foto: Henk Widi

Meski dinikmati hanya dengan nasi menu olahan ikan laut tersebut bisa menjadi penambah selera makan. Agar lebih lezat pepes ikan kacangan diberi kecap manis.

Lihat juga...