Pergantian Musim, Waspadai Serangan Jamur Putih pada Tanaman

Editor: Koko Triarko

SEMARANG – Jelang pergantian musim dari kemarau ke penghujan, umumnya beragam organisme pengganggu tanaman (OPT) mulai bermunculan. Termasuk ancaman jamur putih pada metode tanaman budi daya dalam pot (tabulampot).

Tanaman yang terserang jamur putih, umumnya akan mengalami kekurangan nutrisi, akibatnya kuncup bunga atau bakal buah pada tumbuhan tersebut menjadi rontok sebelum matang.

Hal tersebut diakui Bambang Purnomo, warga Tembalang Kota Semarang, saat ditemui di rumahnya, Senin (8/11/2021).

“Saya punya beberapa tanaman tabulampot, seperti jambu air, mangga, kelengkeng, delima hingga jeruk. Dari beberapa pohon tersebut, terdapat hama berwarna putih yang menempel pada batang tanaman. Setelah saya cek, ternyata itu jamur putih,” terangnya.

Jamur putih tersebut menyerang secara bergerombol sepanjang batang tanaman hingg dahan, padahal di bagian tanaman tersebut keberadaan bunga yang nantinya menjadi bakal buah muncul.

Pegiat tanaman sekaligus petani di Semarang, Sigit Purnama, saat dihubungi di Semarang, Senin (8/11/2021). –Foto: Arixc Ardana

“Akibatnya kemarin, bunga dan bakal buah yang ada banyak yang rontok. Sudah saya semprot dengan obat anti jamur, namun hasilnya belum terlalu menggembirakan,” terangnya.

Bambang juga mengaku tidak berani terlalu banyak menyemprotkan obat jamur pada tanaman tabulampot, karena dikhawatirkan justru akan memperburuk keadaan.

“Saya ini kan hanya otodidak dalam bertani, takutnya kalau terlalu tinggi dosisnya atau terlalu sering disemprot dengan obat kimia, tanaman tersebut akan mati karena kelebihan dosis,” tandasnya.

Terpisah, pegiat tanaman sekaligus petani di Semarang, Sigit Purnama, memaparkan serangan jamur putih pada tanaman tabulampot memang menjadi salah satu OPT yang kerap ditemukan.

Lihat juga...