PGRI Flotim Adakan Lomba Video Pembelajaran Kreatif

Editor: Koko Triarko

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur (Flotim), NTT, Maksimus Masan Kian, saat ditemui di Kota Larantuka, Sabtu (23/10/2021). -Foto: Ebed de Rosary

LARANTUKA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, menggelar lomba membuat video yang memuat pembelajaran kreatif bagi para guru.

Ketua PGRI Flores Timur, Maksimus Masan Kian, menyebutkan dalam kegiatan ini konten video yang dibuat harus memuat masalah yang ditemukan guru dalam pembelajaran.

“Guru mencari solusi dan diterapkan kepada siswa dalam pembelajaran dan hasil belajar, serta prestasi yang diperoleh siswa setelah adanya penerapan solusi dari guru,” ujar Maksi, sapaannya, saat dihubungi, Selasa (1/11/2021).

Maksi menjelaskan, lomba dilaksanakan guna memotivasi guru di Flores Timur untuk melakukan inovasi dalam pembelajaran, serta menginspirasi guru untuk melakukan inovasi pembelajaran. Selain itu, kegiatan dilakukan untuk membangun budaya belajar sepanjang hayat, kreatif dan inovatif, mempublikasikan pengalaman terbaik dari hasil inovasi pembelajaran guru.

“Kami ingin memotivasi guru dalam berkarier melalui karya inovasi dan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada guru inspiratif, melalui kompetisi penciptaan inovasi pembelajaran yang sehat, obyektif, terbuka, dinamis dan akuntabel,” terangnya.

Maksi memaparkan, lomba video antarguru ini digelar dalam rangka menyongsong HUT PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2021.

Pihaknya membuka ruang bagi guru-guru di Kabupaten Flores Timur untuk berpartisipasi dalam ajang “Menjaring Guru Inspiratif Flores Timur”.

Dia menambahkan, tema yang diusung dalam ajang ini yakni “Bagikan Semangat, Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar dan Pulihkan Pendidikan”.

“Video Pembelajaran Kreatif dan Inovatif Yang Menginspirasi akan mendapatkan PGRI Flores Timur Award. Peserta mulai dari guru TK hingga SMA atau sederajat yang berkarya di Flores Timur,” ujarnya.

Mantan Ketua Agupena Flotim ini mengakui di Flores Timur banyak guru kreatif dan inovatif yang menginspirasi, namun barometer atau ukuran yang digunakan belum ada.

Maksi menyebutkan, ajang pemberian PGRI Flores Timur Award 2021 untuk menjaring guru-guru inspiratif Kabupapaten Flores Timur, sehingga pada akhirnya Flores Timur memiliki tabungan guru-guru inspiratif.

“Guru-guru inspiratif ini bisa menjadi jembatan membantu rekan sejawat dalam peningkatan profesionalisme, juga persiapan mengikuti ajang di tingkat nasional.  Ruang apresiasi terus ditumbuhkan dalam menciptakan iklim edukatif untuk saling menginspirasi,” terangnya.

Sementara itu Zaeni Boli, salah seorang guru yang juga pegiat seni budaya mengakui langkah yang dilakukan PGRI Flores Timur merupakan sebuah terobosan yang bagus.

Zaeni mengapresiasi lomba ini yang tergolong baru, karena dapat menelurkan guru-guru yang penuh daya kreatif dan inovatif serta mampu berkreasi dalam menciptakan proses pembelajaran.

“Kita memerlukan guru-guru yang inovatif dan kreatif di tengah tantangan zaman, dengan teknologi komunikasi dan informasi yang berkembang pesat. Untuk itu, guru dituntut menciptakan proses pembelajaran yang kreatif dan inovatif, agar dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas,” ucapnya.

Lihat juga...