Pokdarwis Jatusumbi Gotong Royong Bersihkan Bantaran Kali Cikeas

BEKASI – Pengurus Kelompok Sadar Wisata Jatusumbi, mengadakan gotong royong membersihkan bantaran Sungai Cikeas di wilayah Kelurahan Jatisari, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat. Hal itu bertujuan menjaga kawasan wisata di sepanjang bantaran kali.

“Giat ini guna menjaga keasrian area wisata di sepanjang bantaran sungai Cikeas, persisnya di Pos 4 Jalatunda. Harapannya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat betapa pentingnya menjaga kebersihan, terutama di wilayah Bantaran Sungai Cikeas,” ungkap Kang Abel, Ketua Pokdarwis Jatusumbi, kepada Cendana News, Rabu (17/11/2021).

Gotong royong membersihkan bantaran Kali Cikeas melibatkan masyarakat sebagai bentuk sosialisasi pentingnya menjaga bantaran kali, demi keberlangsungan lingkungan. Giat ini diinisiasi pemuda yang tergabung dalam Pokdawis Jatusumbi peduli lingkungan.

Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan karena terdapat banyak sampah yang berserakan di sekitar wilayah bantaran Sungai Cikeas, baik sampah yang terbawa arus air maupun sampah bambu yang terbiarkan begitu saja. Sementara saat ini memasuki musim penghujan.

“Kami melakukan kegiatan ini setiap hari, selain menjalankan tugas kami sebagai kelompok sadar wisata sesuai SK Dinas Parawisata dan kebudayaan, ini juga diharapkan dapat memberikan kenyamanan kepada wisatawan,” ucap Kang Abel.

Jika  tempatnya nyaman dan tentunya memberi keindahan bagi lingkungan wisata Jalatunda. Hal lainnya  ini adalah kewajiban dalam menjaga alam, supaya alam memberi yang terbaik bagi lingkungan. Pada intinya, harus dilandasi niat yang baik, maka semua akan menjadi berkah.

Kegiatan tersebut dengan cara mengumpulkan sampah-sampah yang berserakan, baik menggunakan alat seperti sapu lidi dan pengki atau dengan cara memungutnya langsung dengan tangan kosong, untuk kemudian dikumpulkan.

Meski dengan keterbatasan, pemuda yang tergabung dalam Pokdarwis Jatusumbi terlihat  antusias mengumpulkan gundukan aneka sampah di bantaran Kali Cikeas, baik sampah rumah tangga yang terbawa arus saat debit air meningkat atau sampah bambu dan lainnya.

“Sejak Pokdarwis Jatusumbi terbentuk, wilayah ini jadi berubah bersih. Pemuda di lingkungan memiliki kesadaran pentingnya menjaga lingkungan,” tambah Ketua RT setempat, mengapresiasi giat tersebut.

Lihat juga...