Produksi Beras Papua Terus Digenjot Lewat Kemandirian Benih

Sementara Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Badan Litbang Pertanian Kementan Martina Sri Lestari menambahkan BPTP Papua fokus menjalankan program Usaha Pengelolaan Benih Sumber. Program ini berjalan di daerah sentra produksi beras Papua yakni Merauke, Nabire, Kerom dan Kota Jayapura.

“Kuncinya agar Papua ini mandiri pangan adalah mandiri benih, sehingga kegiatan pendampingan pengembangan benih sumber ini menjadi kegiatan utama kami dan juga ada kegiatan pengembangan hilirisasi komoditas padi, kakao dan tanaman hortikultura,” ucap Martina.

Salah seorang petani milenial Kampung Koya Barat binaan BPTP Papua Basri mengungkapkan hingga saat ini dirinya bersama lima petani lainnya tengah melakukan budidaya padi untuk benih sumber seluas 10 hektar. Kegiatan ini mendapat mendampingan dari BPTP Papua sehingga perlakuanya dilakukan dengan optimal.

“Alhamdulillah produksinya 7 sampai 8 ton per hektar. Kalau untuk benih, didapat 4 ton per hektar. Benih yang kita kembangkan Inpari 30, Inpari 32 dan Siliwangi. Harga gabah kering giling Rp7 ribu per kilogram,” katanya. (Ant)

Lihat juga...