Program Renovasi Masjid dan Musholla Badegan Turut Libatkan Anggota TNI

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PONOROGO — KUD Jaya Mandiri Sejahtera yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri mengajak warga masyarakat untuk bergotong royong dalam menjalankan program renovasi rumah ibadah khususnya masjid dan musholla di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Badegan, Ponorogo, Jawa Timur.

Meski tetap memperkerjakan para pekerja yakni tukang bangunan secara profesional, KUD Jaya Mandiri Sejahtera mengaku tetap terbuka jika ada warga masyarakat yang ingin terlibat dalam membantu melakukan renovasi masjid dan musholla yang ada di sekitar wilayah tempat tinggal mereka.

“Dalam mengerjakan renovasi masjid dan musholla ini kita memperkerjakan tukang. Namun jika ada warga masyarakat yang mau membantu, kita terbuka,” ungkap pelaksana program Renovasi masjid dan musholla DCML Badegan, Wahyu Kuncoro.

Siapa sangka tidak hanya warga masyarakat sekitar yang membantu, ajakan KUD Jaya Mandiri Sejahtera Badegan ini ternyata disambut baik sejumlah pihak. Tak terkecuali anggota TNI setempat. Mereka nampak ikut terlibat dalam membantu warga merenovasi masjid dan musholla di desa yang terletak di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur ini.

Selain dapat meminimalisir biaya, gotong royong dalam proses renovasi masjid dan musholla ini juga dinilai dapat memupuk rasa kebersamaan antar warga. Sekaligus juga melestarikan kearifan lokal yang selama ini telah menjadi identitas warga desa Badegan. Termasuk juga dalam mendorong kepedulian warga dalam merawat bangunan masjid dan musholla yang direnovasi.

Sebagaimna diketahui Koperasi Unit Desa (KUD) Jaya Mandiri Sejahtera yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri, melakukan program kegiatan renovasi sejumlah masjid dan mushola di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Badegan, Ponorogo, Jawa Timur pada awal November 2021 ini.

Renovasi ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan fasilitas masjid dan musholla guna menambah kenyamanan dan kekhusyukan masyarakat dalam beribadah. Terlebih selama ini tak sedikit masjid maupun mushola di desa Badegan diketahui masih dalam kondisi kurang baik sehingga perlu diperbaiki.

Manager Umum KUD Jaya Mandiri Sejahtera Badegan Wahyu Bintoro mengatakan total terdapat sebanyak 10 unit masjid dan musholla yang direnovasi, khususnya pada bagian toilet dan fasilitas tempat wudhu. Renovasi atau perbaikan ini dilakukan dengan memanfaatkan dana bantuan Yayasan Damandiri yang mencapai Rp33,5 juta.

“10 masjid dan mushola ini tersebar di sebanyak 3 dusun, yakni 2 masjid/mushola di dusun Badegan, 8 masjid/musholla di dusun Nglambong serta 1 masjid/musholla di dusun Kroyo. Setiap masjid/mushola diberikan bantuan senilai Rp2,5-5juta tergantung kebutuhan serta tingkat renovasi yang dilakukan,” katanya.

Rampung dilaksanakan pada 18 November 2021 lalu, program renovasi masjid dan musholla ini memang difokuskan untuk memperbaiki fasilitas toilet dan tempat wudhu. Di antaranya seperti mengganti kran air yang rusak, menyemen lantai tempat wudhu yang sebelumnya masih berupa tanah, hingga mengganti pintu maupun menplester dinding kamar mandi masjid/mushola.

“Mayoritas renovasi dilakukan untuk memperbaiki lantai kamar mandi serta tempat wudhu yang rusak. Selain itu juga untuk mengganti kran air, membuat WC, memasang bak air, hingga mengganti pintu kamar mandi yang rusak. Karena bagaimanapun, fasilitas kamar mandi dan tempat wudhu di mushola/masjid ini sangat penting bagi warga khususnya jamaah masjid atau mushola,” ungkapnya.

Lihat juga...