Program Renovasi Yayasan Damandiri, Mushola Al-Falah Kini Berlantai Keramik

PONOROGO — Terletak di daerah terpencil padukuhan Nglambong RT 01 RW 5 desa Badegan, Ponorogo, Jawa Timur, bangunan Mushola Al-Falah khususnya di bagian tempat wudhu dan kamar mandinya, sebelumnya terlihat sangat sederhana.

Pengurus mushola Al-Falah, Wijianto. Foto: Jatmika H Kusmargana

Selain pintu kamar mandi dan mayoritas kran airnya telah rusak, fasilitas mushola yang biasa dimanfaatkan warga dusun untuk beribadah sehari-hari ini juga terlihat kotor dan kusam, karena temboknya masih berupa batu bata lawas.

Namun sejak beberapa minggu terakhir ini semua pemandangan itu telah berubah drastis. Lewat program renovasi masjid dan musholla yang dijalankan Yayasan Damandiri melalui KUD Jaya Mandiri Sejahtera, mushola Al-Falah kini nampak menjadi lebih baik.

Mushola yang mampu menampung sekitar 50 orang jamaah ini kini pun terlihat telah jauh lebih bersih dan nyaman digunakan. Selain lantai kamar mandi dan tempat wudhunya telah dikeramik, tembok mushola ini juga telah diplester dan dicat hingga nampak baru.

Begitu pula dengan pintu kamar mandi serta semua kran airnya, yang kini telah diganti baru seluruhnya, karena sebelumnya telah rusak dan tak berfungsi dengan baik.

“Alhamdulillah, lewat program renovasi masjid dan musholla yang dijalankan Yayasan Damandiri melalui KUD Jaya Mandiri Sejahtera, kita mendapatkan bantuan dana sebesar Rp5 juta. Semuanya digunakan untuk merenovasi mushola, khususnya bagian kamar mandi dan tempat wudhu. Seperti membeli semen, keramik, pintu dan kran air hingga membayar tukang,” ungkap pengurus mushola Al-Falah, Wijianto.

Lihat juga...