Sejumlah Sekolah di Bekasi Lakukan PCR Jamin PTMT Aman

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Untuk memastikan jalannya Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) aman dari virus Covid-19, SMP Negeri 5 Kota Bekasi, Jawa Barat, menggelar tes usap atau PCR bagi seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.

“Sebanyak 30 peserta didik dan 35 guru dan staff Tata Usaha  dilakukan PCR Test untuk mendeteksi apakah ada virus Covid-19 di lingkungan sekolah,” ujar Tiah Yuhana, Wakil Kepala Sekolah SMPN 5 Kota Bekasi, Kamis (18/11/2021).

Dikatakan, tes PCR melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas terdekat. Hal itu juga sebagai jawaban  kekhawatiran semua pihak, baik peserta didik dan wali murid sendiri.

Menurutnya, saat ini hanya menunggu hasil PCR Test sekitar 2 sampai 3 hari. Ia pun memastikan, SMA Negeri 5 Kota Bekasi tetap menerapkan pembatasan-pembatasan, yakni dengan membagi jumlah siswa yang masuk sebanyak 50 persen di sesi pagi dan 50 persen di sesi siang.

“Dari total 27 kelas,  tidak semua kelas masuk bersamaan, tetap dibagi dengan porsi 14 kelas untuk pekan ini, 13 kelas untuk pekan depan,” tambahnya.

Salah satu siswa SMPN 5 Kota Bekasi, menuturkan bahwa diadakannya sampling tes usap PCR  tidak membuat takut dan menurunkan semangat belajar. Ia menyampaikan, bahwa lebih senang sekolah offline dibandingkan secara online.

“Alhamdulillah, selain sudah diberikan vaksin dan diperbolehkan sekolah offline walau terbatas, kami tetap diperhatikan keamanannya, salah satunya dengan PCR Test, dan saya tidak takut sama sekali, malahan kalau terbukti semua negatif, sekolah offline akan terus berjalan dan saya lebih senang sekolah offline,” ucap Dwi, salah satu siswi SMPN 5 Kota Bekasi.

Hal sama dilakukan di beberapa sekolah lain , yakni SMPN 13, SMPN 8, dan SMPN 46. Ke depan, Dinas Pendidikan Kota Bekasi akan terus menjadwalkan sampling tes usap PCR  di setiap sekolah secara bergantian.

“Kami Dinas Pendidikan bersama Dinas Kesehatan akan terus menjalankan sampling PCR Test ke sekolah-sekolah, baik SD dan SMP di Kota Bekasi, agar memastikan jalannya PTMT tetap aman dan tidak ditemukan satu pun kasus terkonfirmasi Covid-19 dari peserta didik, maupun tenaga pendidik dan kependidikan,” kata Krisman Irwandi, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi selaku PPID Pembantu.

Lihat juga...