SHU Koperasi Sahabat Damandiri Samiran Turun Drastis

Editor: Koko Triarko

BOYOLALI – Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, di kecamatan Selo, Boyolali, Jawa Tengah, mencatatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp37.037.514 pada tahun buku 2020.

Capaian SHU Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran sepanjang 2020 itu, turun drastis dibandingkan dengan capaian SHU pada tahun sebelumnya, 2019. Pada RAT tahun buku 2019, Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran mampu mendapatkan SHU sebesar Rp252 juta.

Manajer Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Bayu Pramana, mengatakan penurunan jumlah SHU itu terjadi karena hampir semua unit-unit usaha yang dimiliki koperasi mengalami penurunan pemasukan secara drastis sepanjang 2020. Penyebabnya tak lain karena dampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

Meski begitu, sesuai AD-ART koperasi, pengurus Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran tetap memanfaatkan SHU yang diperoleh selama tahun 2020 sesuai peruntukannya. Baik itu untuk dibagikan kepada para anggota, karyawan, pengurus, hingga kegiatan sosial maupun membantu pembangunan di tingkat desa.

“Dari total dana SHU sebesar Rp37 juta, sebanyak Rp20 juta kita gunakan untuk pemupukan modal. Sementara sebanyak Rp17 Juta kita bagikan sesuai ketentuan AD-ART. Baik itu untuk anggota, karyawan, pengurus, maupun kegiatan sosial. Termasuk juga untuk program pembangunan desa. Khususnya pengaspalan hotmix jalan utama Kampung Homestay Damandiri yang bersinergi dengan dana desa Pemdes Samiran,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran didirikan sebagai motor penggerak pemberdayaan desa melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari Yayasan Damandiri pada 2017. Melalui program ini, Yayasan Damandiri melakukan berbagai upaya pemberdayaan lewat koperasi tersebut.

Selain menggelontorkan dana pinjaman modal usaha ‘Modal Kita’ hingga miliaran rupiah, Yayasan Damandiri juga menggerakkan ekonomi masyarakat desa dengan memaksimalkan potensi pariwisata yang ada. Di antaranya membangun unit usaha Warung Kita berupa Kafe Damandiri, objek wisata Taman Bunga Merapi Garden, hingga mendirikan kampung Homestay Damandiri.

Selama kurang lebih 4 tahun berjalan, program pemberdayaan yang dijalankan Yayasan Damandiri di desa Samiran terbilang sukses. Selain mampu menumbuhkan perekonomian warga desa, berbagai program yang ada juga mampu menginspirasi warga untuk fokus mengembangkan potensi pariwisata di desa Selo yang terletak di lereng Gunung Merapi dan Merbabu ini.

Lihat juga...