Sudah Ribuan Penerima PKH di Mukomuko Lakukan Graduasi Mandiri

PKH - Dokumentasi CDN

MUKOMIKO – Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu mencatat, sejak 2019 hingga saat ini, sudah 1.048 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), mengajukan graduasi mandiri atau pengunduran diri secara sukarela, sebagai penerima bansos dari pemerintah pusat.

“Warga ini mengundurkan diri atau graduasi mandiri dari peserta PKH, karena ada yang meninggal dunia, tidak ada komponen, dan sudah kaya,” kata Kabid Rehabilitasi Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Eli Susbenti, Senin (1/11/2021).

Namun, jumlah penerima program keluarga harapan pada 2021 justru mengalami penambahan 2.000 keluarga, sehingga totalnya menjadi 7.326 keluarga. Jumlah penerima PKH di Mukomuko terus berkurang, terhitung sejak 2019 hingga 2020, kemudian pada 2021 kembali bertambah. Berkurangnya jumlah penerima karena tidak ada komponen lagi atau disebut graduasi dan graduasi mandiri, dikarenakan penerimanya tergolong ekonomi mampu dan sudah sejahtera.

Namun, jumlahnya bertambah tahun ini karena ada komponen pendukung, seperti anak sekolah dan lanjut usia, untuk menerima program bantuan dari pemerintah pusat. Warga mengundurkan diri sebagai penerima karena sudah tidak layak menerima bantuan sosial karena sudah tergolong ekonomi mampu. Namun, dari ribuan warga yang tersebar di 148 desa di Mukomuko, mayoritas mereka mengundurkan diri sebagai penerima PKH karena tidak ada komponen, seperti salah satunya ada anak sekolah dan lanjut usia di keluarga tersebut. ​​​​​”Komponen ini merupakan persyaratan untuk mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah pusat,” pungkasnya. (Ant)

 

Lihat juga...